Indonesia Didepak dari All England, Fajar Alfian Ngadu ke Kang Emil

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil
Sumber :
  • VoxPop/Adi Suparman

VoxPop – Perseteruan antara Tim bulutangkis Indonesia versus BWF makin memanas. Hal ini menyusul pasca didepaknya jagoan Tanah Air dari BWF World Tour Super 1000 All England Open 2021.

img_title Sosok Pacar Baru Aura Kasih yang Berinisial R, Bukan Ridwan Kamil!

Federasi Bulutangkis Dunia (BWF)  bersikukuh keputusan yang telah dibuat sudah final dan itu berdasarkan aturan yang dibuat pemerintah Inggris. Indonesia harus diisolasi bersama Turki berdasarkan rekomendasi dari National Health Service (NHS) atau otoritas kesehatan Inggris.

Memang, BWF akhirnya minta maaf ke fans bulutangkis Indonesia.  Mereka menyebut, pihaknya dan Badminton Inggris telah berupaya keras untuk bisa memperjuangkan Indonesia bisa berlaga. Namun itu adalah aturan yang sudah dibuat oleh pemerintah Inggris.

img_title Jadwal Final China Open 2026: Fajar/Fikri Kejar Gelar Juara, Cek Jam Tayang dan Link Live Streaming

"Ini adalah keadaan yang sangat disayangkan dan sesuatu yang tidak diinginkan oleh BWF dan Bulutangkis Inggris untuk tim Indonesia dan Nesliha Yigit dari Turki. Kami dapat mengonfirmasi upaya keras yang dilakukan oleh Badminton Inggris untuk mendapatkan pengecualian bagi para pemain dan anggota tim Indonesia, dan untuk mencari opsi alternatif untuk menjamin partisipasi mereka," ujar BWF dari situs resminya. 

"Namun, undang-undang Pemerintah Inggris ada untuk, pertama dan terutama, melindungi publik Inggris dari COVID-19 dan keputusan mereka bersifat final dan tidak dapat dinegosiasikan," tambahnya.

img_title Rekap Wakil Indonesia di China Open 2026: Jonatan Christie hingga Fajar/Fikri ke Perempat Final

BWF mengklaim, pihaknya dan Badminton Inggris telah berkoordinasi dengan tim bulutangkis Indonesia. Ikut bersimpati dan merasakan bagaimana frustasinya pasca didepak.

"BWF dan Badminton England berhubungan dengan mereka yang terkena dampak dan berkomitmen untuk mendukung semua individu melalui masa isolasi diri mereka. Kami juga berbagi rasa frustrasi yang dirasakan oleh para pemain, serta banyak pendukung Indonesia di seluruh dunia," ucap BWF. 

"Kami sangat bersimpati atas apa yang telah terjadi dan mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan kepada para pemain dan rombongan tim Indonesia, serta Yigit dari Turki. Kami menjamin Anda bahwa kami melakukan yang terbaik semampu kami, termasuk untuk terus menyediakan lingkungan yang aman bagi semua peserta."

Dukungan untuk memperoleh keadilan bagi Indonesia pun datang dari pejabat pemerintahan. Salah satunya Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut