Jawaban NHS Soal 7 Peserta All England Negatif COVID-19 dalam 24 Jam

Asisten pelatih Tim Bulutangkis Denmark, Thomas Stavngaard (kiri) yang sempat positif COVID-19.
Sumber :
  • Instagram: Viktor Axelsen

VoxPop – Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Kerajaan Inggris dan Irlandia, Desra Percaya memutakhir kabar pasca didepaknya tim bulutangkis Indonesia di BWF World Tour 1000 All England Open 2021.

img_title Raymond/Joaquin Tak Mau Terbebani Status Satu-satunya Wakil Indonesia di Semifinal All England 2026

Desra mengaku telah melakukan komunikasi secara intensif. Ia telah bicara dengan National Health Service (NHS) atau otoritas kesehatan Inggris, Presiden Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) Erik Hoyer Larsen, Badminton Inggris dan lainnya.

"Semua upaya sudah saya laporkan ke Ibu Menlu Retno Marsudi. Ibu menteri pun sudah menyampaikan ke Menlu Inggris. Kemarin saya sudah marathon komunikasi kepada semua pihak, dari berbagai komunikasi, dalam saya simpulkan tidak ada kebijakan bersifat diskriminatif, namun karena kompetensi BWF tidak baik dalam pelaksaan kebijakan itu telah terjadi diskriminasi dan unfair," ujar Desra dalam konferensi pers via zoom, Jumat malam 19 Maret 2021.

img_title All England 2026: PBSI Fokus Adaptasi dan Penyegaran Tim Ganda Putra

Desra pun membeberkan hasil percakapannya dengan NHS. Hal ini terkait email yang dilayangkan kepada 20 dari 24 tim bulutangkis Indonesia untuk karantina.

Selain itu, juga terkait tujuh orang wakil Denmark, Thailand dan India. Debat pun berlangsung antara Desra dengan NHS dan pemangku kepentingan lainnya.

img_title DPR Terima Supres Calon Dubes RI untuk Negara Sahabat, Puan: Segera Dibahas Komisi I

"Saya sampaikan, kalau ada satu orang positif di atas pesawat Turkish Airlines  harusnya yang lain juga di karantina," ujar Desra saat konferensi pers via zoom, Jumat 19 Maret 2021.

"Soal email perintah isolasi itu, NHS menyebut bagaimana penumpang pesawat mengisi form yang diberikan. keakuratan form ini menentukan."

Desra mengaku menanyakan kejanggalan yang sempat ramai. Tentu terkait tujuh orang positif itu bisa negatif dalam kurung waktu 24 jam. 

"Soal kejanggalan 7 orang positif itu, penyelenggara mengaku lakukan PCR tidak lewat NHS langsung. Ada pihak yang dipercayakan untuk melakukan PCR, Kalo enggak akurat, diminta coba test lagi," kata dia.

Peti Jenazah Mendiang Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah  Ali Khamenei

Dubes RI untuk Iran Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei

Dubes RI untuk Iran, Rolliansyah Soemirat, mewakili Pemerintah Indonesia hadir ke prosesi pemakaman mendiang pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Syahid Ali Khamenei.

img_title
VoxPop.co.id
5 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut