5 Smash Paling Mengerikan di Ajang Resmi BWF
- Daniel Martin / instagram
VoxPop – Dalam permainan bulutangkis, pukulan smash menjadi salah satu senjata yang diandalkan guna meraup angka. Selain terarah, kecepatan merupakan penentu seberapa mematikan smash yang dilepaskan.
Pebulutangkis Indonesia, Daniel Marthin baru saja mencatatkan namanya dalam sejarah pemilik smash tercepat di pertandingan resmi BWF.
Catatan mengerikan itu dia ukir kela berlaga di partai final nomor ganda campuran Hylo Open 2021. Daniel bersama duetnya Leo Rolly Carnando menghadapi Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon.
Momen itu terjadi pada awal set kedua. Menerima bola tanggung dari Kevin Sanjaya, Daniel Marthin langsung melepaskan smash keras. Mematikan, pukulan itu tak bisa dihalau Marcus Gideon.
Dari video yang diposting akun Youtube, BWF, Daniel Marthin melepaskan smash dengan kecepatan 415 km/jam.
Catatan itu membuat pebulutangkis berusia 20 tahun tersebut menjadi pemilik rekor smash tercepat di pertandingan resmi BWF.
Smash Daniel lebih mengerikan ketimbang tiga pemilik rekor sebelumnya. Siapa saja mereka? Berikut 4 Pebulutangkis yang Punya Smash Paling Mengerikan di Pertandingan Resmi BWF:
5. Lin Dan
Pebulutangkis China, Lin Dan.
- Instagram: lindan.world
Atlet 38 tahun asal China yang kini sudah gantung raket ini pernah melesatkan smash 401km/jam di Japan Open 2015.
4. Viktor Axelsen
Pada usia yang sangat muda 23 tahun, Victor Axelson mendapatkan dirinya meraih medali Perunggu Olimpiade 2016 dan medali Kejuaraan Dunia 2017.
Axelson populer karena gerakannya yang cepat, tembakan trik, dan jangan lupa smash-nya yang kuat. Nah, salah satu smash kuat tersebut terjadi di Japan Open 2015.
Tunggal putra Denmark, Viktor Axelsen
- Badminton Photo
Pebulutangkis Denmark itu menghasilkan smash keras 404 km/jam yang membuat semua orang tercengang.Meski kalah di final, dia meraih smash terbaik sepanjang kariernya.
3. Jan O Jorgensen
Jan O Jorgenson dianggap sebagai salah satu pemain bulutangkis paling sukses dari Denmark. Dalam beberapa tahun terakhir, dia kehilangan ritmenya dan memutuskan pensiun pada 2020. Tetapi dia memiliki sesuatu yang bisa dibanggakan.
Tunggal putra Denmark, Jan O Jorgensen.
- Instagram: Jan O Jorgensen
Pada tahun 2016 di semifinal Malaysia Open dia mengeksekusi smash keras melawan Lee Chong Wei yang mencatatkan kecepatan 407 km/jam.
Ini tercatat sebagai smash tercepat ketiga dalam sejarah pertandingan resmi BWF. Namun, ia kalah dalam pertandingan itu dari Lee Chong Wei.
