Repons Hendra Setiawan Cs usai Indonesia Mundur dari Kejuaraan Dunia
- Instagram: badminton.ina
Dikatakan oleh peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020, persoalan keselamatan dan kesehatan pemain ini juga sudah menjadi kepedulian pelatih, pengurus, dan Ketua Umum PP PBSI Agung Firman Sampurna. Meski begitu, Ginting melihat tetap ada nilai positifnya dengan pengunduran diri ini.
"Dari diskusi dengan pemain lain dan pelatih, kami melihat risiko seperti yang terjadi di All England lalu bisa terjadi lagi," ujar Ginting.
Anthony Sinisuka Ginting di Indonesia Open 2021
- Instagram: badminton.ina
"Kami punya waktu untuk istirahat setelah dihajar rentetan turnamen kemarin. Dan menatap tahun 2022 dengan lebih baik lagi karena tahun depan juga masih banyak turnamen-turnamen penting," sebut Ginting.
Kesehatan Lebih Utama
Sementara Muhammad Rian Ardianto pun bersikap realitis. Pemain ganda putra ini menyebut apapun situasinya, kesehatan tetap lebih utama.
"Melihat situasi dan kondisi di Eropa sekarang, Covid sudah mulai naik lagi, dan juga melihat banyak pemain Indonesia yang ragu mau berangkat. Jadi kita lebih baik istirahat dulu, karena kesehatan itu nomor satu," kata Rian.
Pemain lain seperti Melati Daeva Oktavianti pun mengaku, kesehatan tetap menjadi prioritas. Dia memilih menarik diri juga karena menghindari risiko terpapar COVID-19.
"Saya melihat perkembangan dan situasi terkini, lalu mendengar arahan dan diskusi dari para pelatih, keputusan ini mungkin memang terbaik. Semuanya untuk menghindari resiko terpapar. Kesehatan tim paling utama," ujar Meli, sapaan karib pemain ganda campuran ini
