Profil Lianne Tan, Pebulutangkis Belgia Viral di Olimpiade 2024 karena Bahasa Indonesia

Pebulutangkis Belgia, Lianne Tan
Sumber :
  • istimewa

VoxPop – Pebulutangkis Belgia, Lianne Tan viral di media sosial saat tampil di Olimpiade 2024 Paris.

img_title Mengenal Kim Hee-jin, Rekan Setim Megawati Hangestri yang Pernah Bawa Korea Selatan Tembus Semifinal Olimpiade

Dia menjadi perhatian netizen Tanah Air lantaran berbicara bahasa Indonesia dengan pelatihnya, Indra Bagus Ade Chandra.

Momen itu terjadi ketika Lianne Tan menghadapi ratu bulutangkis Thailand, Ratchanok Intanon pada fase grup Olimpiade 2024.

img_title 531 Atlet dari 36 Negara Berebut Poin Olimpiade di Asian Taekwondo Indonesia Open 2026

Ketika jeda interval gim pertama, Lianne Tan mendapatkan arahan dari pelatihnya, Indra Bagus. Dalam video yang viral di media sosial, dia mendapatkan arahan berbahasa Indonesia.

"Ke ini dulu jangan langsung nembak dulu, sampingnya lebih nak. Coba dicok dulu nggak ada malah biar dia lari ke dopan. Kalau dia ke depan pasti basal coba ngambil duluan, kalau dia ngambil duluan dorongnya agak cepat, jangan depan lagi," kata Indra Bagus.

img_title Menuju Olimpiade 2028, PBTI dan TNI Siap Sukseskan Asian Taekwondo Open di Jakarta

"Kalau kamu ngangkat, dia ada maktu untuk variasi. Begitu juga sama lobnya. Kalau kamu lobnya terlalu gampang begini dianya enak buat variasi, kamunya agak struggle ya,"

"Tapi nggak papa, struggle memang sudah pending dulu dulu, diatahan-tahani dulu ya. Kalau ada kesempatan coba ya," ucap Indra Bagus sampil menepuk punggung Tan. 

Namun, Tan gagal mengatasi perlawanan Intanon. Dia takluk dua gim langsung dengan skor identik 8-21 dan 8-21.

Lantas, bagaimana profil Lianne Tan?

Lianne Tan lahir di Bilzen, Belgia pada 20 November 1990. Ia menekuni dunia tepok bulu sejak usia 8 tahun karena pengaruh keluarga. 

Lahir dari ayah orang Indonesia dan ibu Belgia memberi keuntungan pada Lianne Tan sehingga dirinya bisa tumbuh di budaya berbeda dan dapat belajar tentang keduanya. 

“Lahir dari ayah Indonesia dan ibu Belgia merupakan keuntungan besar karena kami (Lianne dan saudaranya, Yuhan) tumbuh dalam dua budaya yang sangat berbeda dan bisa belajar keduanya,” tuturnya dilansir dari laman resmi Olimpiade 2020 Tokyo.

Perjalanan Lianne Tan di kancah bulu angkis kebanyakan dilakukan di turnamen BWF International Challenge yang diselenggarakan di kawasan Eropa, Amerika dan Afrika.  

Olimpiade 2024 menjadi olimpiade keempatnya. Sebelumnya Lianne Tan dan Yuhan, juga tampil di Olimpiade 2012 London dan Olimpiade 2016 Rio de Janeiro dan Olimpiade 2020. Sayangnya, di empat ajang Olimpiade ini ia tersingkir di babak penyisihan grup.  

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut