8 Fakta Jatuhnya Pesawat China Eastern Airlines Boeing 737-800
- ANTARA/Reuters/Aly Song/as
4. Terjatuh di Pedesaan Wuzhou, Guangxi
Menurut berita yang beredar, pesawat tersebut terjatuh di pedesaan dekat kota Wuzhou, Guangxi. Media lokal yang menyadur dari staf bandara melaporkan bahwa penerbangan China Eastern MU6735 tidak tiba di tujuan yang sudah dijadwalkan sebelumnya setelah lepas landas dari kota Kunming dari Guangzhou.
5. Memicu Kebakaran Hutan
Jatuhnya pesawat dengan jenis Boeing 737-800 yang dipakai oleh maskapai China Eastern Airlines ini memicu kebakaran di pegunungan wilaya Guangxi, China selatan. Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui jumlah korban jiwa dalam kecelakaan tersebut.
Sebuah video yang memperlihatkan kepulan asap putih beredar luas di media sosial. Kepulan asap tersebut berada di antara pepohonan lebat di sebuah area pegunungan. Video itu belum dapat diverifikasi keasliannya.
6. Warga Menyaksikan Pesawat Hancur
Pesawat milik maskapai China Eastern Airlines ini dilaporkan benar-benar hancur usai terjatuh ke wilayah pegunungan di Guangxi, China selatan. Bahkan, seorang penduduk desa mengatakan kepada situs berita lokal bahwa pesawat yang jatuh dalam kecelakaan tersebut ‘benar-benar hancur’ setelah menghantam lereng gunung.
Dia sudah melihat kawasan yang berada di dekatnya dihancurkan oleh kebakaran yang disebabkan saat pesawat tersebut jatuh ke lereng gunung.
7. Jadi Kecelakaan Pesawat Pertama Sejak 2010
Jatuhnya pesawat penumpang maskapai China Eastern Airlines di pegunungan Guangxi, China selatan, menjadi kecelakaan pesawat pertama di China sejak tahun 2010. China selama satu dekade terakhir dikatakan sebagai salah satu negara dengan catatan keselamatan penerbangan paling aman di dunia.
Menurut Aviation Safety Network, kecelakaan jet fatal terakhir China terjadi pada 2010, ketika 44 dari 96 orang di dalamnya tewas ketika jet regional Embraer E-190 yang diterbangkan oleh Henan Airlines jatuh saat mendekati bandara Yichun dalam visibilitas rendah.
8. 737 Max
Pesawat yang terlibat bukanlah Boeing Max generasi baru, model yang terlibat dalam kecelakaan fatal sebelumnya. Pesawat berbadan sempit Max yang bermesin ulang dilarang terbang pada Maret 2019 setelah kecelakaan fatal tahun 2018 dan 2019. Pesawat merek khusus itu masih belum kembali ke layanan komersial di China.
