Sosok Anis Khairunnisa, Putri Cantik Panji Gumilang Ternyata Mantan Anggota DPRD
- VoxPop/M Ali Wafa
Jakarta – Anak Panji Gumilang yakni Anis Khairunnisa tengah jadi sorotan setelah kemunculannya saat sang ayah dipanggil tim investigasi Pemprov Jabar di Gedung Sate pada 23 Juni lalu, dan saat Panji memenuhi undangan Bareskrim Polri pada Senin, 3 Juli 2023.
Panji Gumilang sempat memperkenalkan Anis sebagai putri keempatnya kepada sejumlah tokoh Jawa Barat yang hadir di Gedung Sate, Bandung.
Anis Khairunnisa, putri Panji Gumilang
- FB Anis Khairunnisa
"Ini namanya Anis Khairunnisa. Mungkin dipromosikan. Ini calon dari pada PKB. Ini anak saya yang keempat," kata Panji Gumilang dikutip dari akun Youtube Al Zaytun Official, Jumat 7 Juli 2023.
Sesuai pernyataan Panji, Anis kini menjadi caleg dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Anis sebelumnya pernah menjabat anggota DPRD Kabupaten Indramayu dari Fraksi PPP, dan pernah mencalonkan sebagai caleg DPR RI tahun 2014 dari PPP Dapil Jawa Barat 8 (Indramayu-Cirebon) namun gagal.
Anis yang merupakan jebolan UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta itu kembali mencoba peruntungannya di Pemilu 2024 mendatang dengan maju sebagai caleg dari PKB dengan daerah pemilihan yang sama, Dapil 8, untuk DPR RI.
Terkait kasus dan tudingan yang membelit Panji Gumilang dan ponpes Al Zaytun, Anis terang-terangan membela ayahnya. Ia menyindir pihak-pihak yang terus-terusan memojokkan dan menghujat Panji Gumilang atas keyakinannya dengan tuduhan penistaan agama.
"Sebelum sibuk menghakimi seseorang sesat dan menjebloskan seseorang pada persoalan menistakan agamanya sendiri. Ketika mengedepankan cara berpikir pendek dan irasional. Sebaiknya mari sibuk untuk terus belajar. Memperkaya literasi agar berpikir lebih adil, beradab dan berkeprimanusiaan," tulisnya di akun Facebook @Anis Khairunnisa.
"Jangan terlena dan terbuai dalam balutan kenyamanan beragama. Karena kehidupan terus berputar dan bergulir," lanjutnya
Panji Gumilang (kanan) dan putrinya Anis Khairunnisa
- Ist
Menurut Anis, kehidupan dalam beragama dinamis dan terus berkembang sesuai dengan tuntutan jaman. Baginya, apa yang dilakukan Panji Gumilang dan Al Zaytun dalam tahapan berijtihad dan mengaktualisasikannya menuju peradaban yang berkemajuan di masa depan.
"Tidak ada salah dalam berijtihad. Memutuskan masalah dengan jalan ijtihad kemudian benar, maka ia mendapat dua pahala. Dan apabila dia memutuskan dengan jalan ijtihad kemudian keliru, maka dia mendapat satu pahala," ujar Anis
