Tragis, Wanita Ini Dipaksa Jadi Budak Seks Selama 14 Tahun dan Diperkosa 1.000 Kali Lebih
- East2West
Menusuk Pisau di Kepala
“Tapi kemudian, korban tidak tahu konflik apa yang dialami pelaku dengan gadis itu, sehingga pelaku menusukkan pisau tepat ke kepala gadis tersebut," kata saudari korban yang berhasil kabur.
Kemudian pelaku mengancam korban: “Jika kamu berperilaku sama, kamu akan mendapatkan hukuman yang sama!"
“Lalu korban dipaksa memotong-motong mayat gadis itu. Potongan lengan dan kaki, dikemas dalam tong dan kemudian dikubur oleh pelaku."
Penyelidik mengkonfirmasi bahwa mereka menemukan beberapa bagian tubuh di ruang bawah tanah rumah pelaku. Selain itu, ditemukan ljuga aptop dan disk berisi konten pornografi, serta mainan seks yang digunakan selama sesi penyiksaan yang dituduhkan.
Pernyataan Mengejutkan Ibu Pelaku
Namun, ibu pelaku, Valentine mengatakan pada persidangan, bahwa korban itu tinggal bersama mereka secara sukarela. "Dia tinggal bersama dengan putra saya dan hidup seperti seorang ratu," katanya.
"Dia tinggal bersama kami atas keinginannya sendiri. Kami tidak mengunci pintu dan menahannya. Setiap hari selalu seperti ini,” tambahnya.
Untuk sementara, ibu pelaku dibebaskan oleh pengadilan dan hanya menghadapi pembatasan perjalanan serta berpotensi dipenjara selama 15 tahun atas tuduhan penculikan.
Pada sidang yang sama, pelaku tampak menangis dan membantah melakukan perbuatan tersebut. Dia memberi tahu hakim bahwa dia dan korban saling mencintai satu sama lain. Pelaku saat ini ditahan hingga 30 September 2023 sambil menunggu penyelidikan lebih lanjut.
Ayah dan Istri Pelaku Meninggal Tidak Wajar
Ada juga penyelidikan atas nasib ayah dan istri pelaku. Menurut laporan setempat, auah pelaku dan istri pelaku dikabarkan meninggal dengan cara tidak wajar.
Diduga istri pelaku telah meninggal dunia setelah jatuh dari jendela. Sedangkan ayah pelaku dikabarkan terpeleset dan jatuh sehingga meninggal dunia.
Baca artikel Trending menarik lainnya di tautan ini.
