Baru Terjadi, Ini Arti Gempa di Bulan Ramadhan Menurut Primbon Jawa

Primbon Jawa.
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Dody Handoko

Jakarta – Makna gempa selama bulan Ramadhan dapat dianalisis melalui perspektif primbon Jawa yang mempertimbangkan waktu kejadiannya.

img_title Korban Tewas Gempa M 7,1 di Jepang Bertambah Jadi 30 Orang, 10.000 Orang Mengungsi-Kereta Shinkansen Setop Operasi

Sebuah gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 6,0 baru-baru ini terjadi di Tuban, Jawa Timur, hari Jumat, 22 Maret 2024 lalu pukul 11.22 WIB.

Gempa bumi merupakan salah satu bencana alam yang kerap terjadi di Indonesia karena negara ini terletak di wilayah Cincin Api Pasifik.

img_title Korban Tewas Gempa M 7,1 Jepang Jadi 17 Orang

Gempa tektonik magnitudo 6,5 pada kedalaman 12 km di Tuban

Photo :
  • BMKG

Cincin Api adalah serangkaian gunung berapi yang membentang sekitar 40.000 kilometer di sepanjang Samudra Pasifik.

img_title Gempa M 7,1 Guncang Jepang, Kemlu Ungkap Kondisi WNI yang Jadi Korban

Dilansir dari National Geographic, Selasa, 26 Maret 2024, wilayah ini merupakan titik pertemuan banyak lempeng tektonik yang saling bergerak, bertabrakan, atau meluncur satu di atas atau di bawah yang lain.

Akibat fenomena ini, terjadi palung laut dalam, letusan gunung berapi, dan gempa bumi di sepanjang zona tersebut.

Meskipun demikian, masih banyak masyarakat Indonesia yang menghubungkan gempa bumi dengan tanda-tanda yang dapat ditafsirkan menurut kepercayaan primbon Jawa.

Arti Gempa di Bulan Ramadhan Menurut Primbon

Dikutip dari buku Kitab Primbon Jawa Serbaguna oleh R. Gunasasmita, gempa di bulan Ramadhan yang terjadi di siang dan malam hari punya arti berbeda.

Jika terjadi di gempa terjadi di siang hari di bulan Ramadhan atau bulan puasa, menurut primbon, artinya akan banyak orang yang merasa prihatin dan sedih akan suatu hal.

Untuk itu, kita sebaiknya mendekatkan diri kepada Yang Maha Kuasa agar dapat menghadapi keprihatinan dan kesedihan tersebut.

Ilustrasi meminta doa kepada Allah.

Photo :
  • VoxPopnews/Anhar Rizki Affandi

Di sisi lain, menurut primbon Jawa, apabila gempa bumi yang terjadi di bulan Ramadhan datang pada malam hari, maka itu artinya akan terjadi perpindahan penduduk secara massal.

Hal tersebut kemungkinan dengan alasan untuk mencari kehidupan yang lebih baik dibanding tempat yang ditinggali saat ini. Demikian tadi arti gempa yang terjadi di bulan Ramadhan, baik di siang hari mau pun malam hari.

Terlepas dari arti gempa di bulan Ramadhan menurut primbon Jawa, kita seyogyanya senantiasa memohon perlindungan kepada Allah SWT dari segala bencana dan marabahaya.

Gempa Jepang Akibatkan Tsunami

Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Dahsyat di Jepang Bertambah Jadi 38 Orang

Media pemerintah melaporkan, jumlah korban tewas akibat gempa bumi kuat yang mengguncang Prefektur Kumamoto di barat daya Jepang pada pekan lalu, meningkat jadi 38 orang.

img_title
VoxPop.co.id
2 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut