Tragis! Viral Rekaman CCTV Ponakan Buang Jasad Pamannya di Pamulang, Motif Karena Sakit Hati
- Istimewa.
VoxPop Trending – Media sosial baru-baru ini kembali dihebohkan sebuah video miris yang memperlihatkan aksi seorang pria diduga menghabisi hingga membuang nyawa keluarganya yang merupakan pamannya sendiri.
Diketahui dari berbagai unggahan video yang beredar di media sosial, salah satunya dibagikan akun Instagram @wargajakarta.id memperlihatkan rekaman CCTV detik-detik seorang pria berusia 23 tahun membuang jasad pamannya sendiri yang berinisial AH (31).
Seorang pria berinisial FA dengan tragis membunuh pamannya yang merupakan pemilik warung Madura. Dalam rekaman CCTV itu terlihat FA berusaha mengangkut jasad milik pamannya AH dengan menggunakan kendaraan bermotor dari warung madura milik korban di Jalan Kempar Cakram, Benda Baru, Pamulang. Warung tersebut menjadi lokasi pembunuhan.
Terlihat jelas dalam video yang beredar, sang pelaku yang merupakan keponakannya itu terlihat kesulitan saat hendak menaiki jasadnya ke atas motor. Tanpa pikir panjang, pelaku pun segera minta bantuan kepada seseorang yang diketahui berinisial NA.
Meskipun terlihat ada sejumlah orang di depan warung milik korban, namun tak sedikit pun yang curiga oleh aksi kedua pria yang terekam dalam CCTV tersebut. Setelah berhasil menaikkan jasad pamannya sendiri di bagian depan motor, AH pun langsung segera kabur dengan motor miliknya.
Menurut keterangan, pelaku membuang jasad AH ke salah satu kompleks perumahan yang berada di Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel). Tepatnya di perumahan Makadam, Jalan Haji Soleh, Benda Baru, Pamulang, Tangerang Selatan.
Jasad korban ditemukan tergeletak dalam kondisi terbungkus sarung di pinggir jalan salah satu kompleks perumahan kawasan Pamulang.
Motif Pembunuhan
Viralnya kasus pembunuhan seorang keponakan terhadap pamannya sendiri, pihak kepolisian pun baru-baru ini mengungkapkan motif pembunuhan. Menurut keterangan Titus Yudho Ully, bahwa motif pembunuhan berawal dari FA merasa sakit hati kerap dimarahi oleh korban yang merupakan pemilik warung.
FA merupakan pegawai di warung madura korban.
"Kalau motifnya itu dia sakit hati. Jadi kalau si pelaku ini kan masih keponakan, dia kerja bareng sama si korban, jaga toko Madura itu," kata Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Titus Yudho Ully dikutip VoxPop.co.id pada Selasa, 14 Mei 2024.
