Menjaga Badak, Menjaga Indonesia

Badak Jawa
Sumber :
  • U-Report

Jika sang badak terlindung, maka demikian juga dengan burung, ikan, serangga, serta tanaman lainnya. Oleh sebab itu, menyelamatkan badak berarti juga menyelamatkan hutan tropis Indonesia. Secara alami, hewan-hewan besar memiliki preferensi tertentu dalam habitatnya. Dalam sebuah penelitian di Ujung Kulon disebutkan bahwa faktor dominan dalam preferensi tersebut adalah pH tanah dan salinitasnya.

img_title Rumah Nyaman untuk Badak, Tanggung Jawab Bersama

Faktor lain yang juga disukai badak adalah lokasi yang cenderung datar dan kemiringan yang landai. Selain itu, karena kegiatan rutin badak melibatkan mandi berkubang yang bertujuan untuk mendinginkan tubuh, menjaga kulitnya agar tidak pecah-pecah, serta terhindar dari parasit, maka badak pasti memerlukan habitat di dataran rendah, di mana air dapat dengan mudah diakses. Saat ini, Taman Nasional Ujung Kulon menjadi satu-satunya habitat yang tersisa bagi badak Jawa di Indonesia, sementara populasi lain dari sub-spesies yang berbeda di Vietnam telah dinyatakan punah.

Sayangnya, berdasarkan pengamatan para ahli, tingkat pertumbuhan populasi badak Jawa yang stagnan di Taman Nasional Ujung Kulon menunjukkan bahwa batas daya dukung taman nasional tersebut telah tercapai. Lokasi di mana badak-badak hidup berkumpul di satu kawasan juga membuat mereka rentan terhadap ancaman wabah penyakit dan bencana alam, khususnya karena Ujung Kulon berada dekat dengan lokasi anak gunung Krakatau.

img_title Rumah yang Bersahabat untuk Badak, Mungkinkah?

Bayangkan jika gunung tersebut meletus, maka populasi badak Jawa di lokasi tersebut juga akan langsung musnah. Disebutkan juga bahwa invasi langkap, sejenis tanaman palem yang menghalami sinar matahari untuk menembus lantai hutan, turut menjadi hambatan karena dapat menghalangi tumbuhnya vegetasi pakan alami badak.

Untuk itu WWF aktif melakukan penelitian dan mengontrol penyebaran langkap. Kontribusi Saya, Kamu, Kita Semua Saat ini para ahli tengah terus mencari kemungkinan-kemungkinan untuk menciptakan habitat kedua bagi Badak Jawa, dimana beberapa lokasi yang menjadi pertimbangan adalah Hutan Baduy, Taman Nasional Halimun - Salak, Cagar Alam Sancang, dan Cikepuh.

img_title 'Rumah' untuk Badak Jawa

Tapi seiring dengan berbagai upaya konservasi tersebut, tugas kita dalam menciptakan rumah yang nyaman bagi badak pada dasarnya adalah dengan membiarkan mereka hidup bebas di alam liar. Dan di manapun lokasi yang akan dipilih untuk rumah kedua bagi Badak Jawa, kita wajib turut memberikan dukungan dalam berbagai bentuk yang kita pilih.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut