Rumah yang Nyaman sebagai Habitat Alami Badak

Badak Jawa
Sumber :
  • U-Report

VoxPop.co.id - Badak merupakan salah satu binatang langka di Indonesia yang saat ini perlu diperhatikan penuh agar tidak punah keberadaannya. Indonesia memiliki jenis Badak Jawa (Rhinoceros Sondaicus) dan Badak Sumatra (Dicerorhinus Sumetrensis) yang populasi keduanya berada pada tahap kritis.

img_title Peranan Uang dalam Hidup

Perburuan liar serta faktor alam menjadi penyebab jumlah badak di habitatnya menurun. Saat ini populasi Badak Jawa tersisa di Taman Nasional Ujung Kulon dan Badak Sumatra berhabitat di Suaka Rhino Sumatera Way Kambas. Perburuan liar yang terjadi karena mengincar badak sebagai koleksi atau untuk pengobatan membuat jumlah badak menyusut apalagi regenerasi badak membutuhkan waktu yang lama.

Begitu pula dengan faktor alam seperti bencana alam yang memusnahkan banyak populasi badak. Kalau dilihat dari habitat Badak Jawa yang berdekatan dengan Anak Gunung Krakatau maka patut dikhawatirkan kelangsungan hidup mereka, karena Anak Gunung Krakatau masih merupakan gunung aktif yang bisa meletus sewaktu-waktu dan menghancurkkan habitat Badak Jawa.

img_title Pengumuman Pemenang "Cerita Anda Bagi-bagi Hadiah"

Belum lagi dengan pembangunan pemukiman masyarakat yang makin menggusur lahan hutan sebagai rumah badak-badak langka tersebut. Saat ini makin digalakkan perluasan pemukiman badak baik oleh pemerintah, lembaga pecinta alam seperti WWF dan masyarakat pecinta alam.

Bahkan pada 5 Juni 2012 pemerintah mulai mencanangkan awal tahun badak dan menjadikan Indonesia sebagai garis terdepan dari konservasi badak. Sebagai informasi saat ini populasi Badak Jawa hanya sekitar 30 ekor saja sedangkan Badak Sumatra hanya sekitar 300 ekor. Meskipun untuk melestarikan populasi badak sudah ada jalan keluar seperti teknologi pembiakan fertilisasi ini vitro, seperti yang dilakukan pada Badak Sumatera oleh Malaysia di Borneo Rhino Sanctuary, namun tetap yang harus diperhatikan adalah rumah atau tempat tinggal para badak.

img_title Integritas yang Tinggi sebagai Harga Mati

Meskipun jumlah badak meningkat jika habitat mereka tidak terlindungi dari gangguan manusia atau alam tentu populasi mereka tetap akan menurun. Perlu dibuat perbaikan habitat atau rumah kedua bagi kenyamanan hidup baik Badak Jawa maupun Badak Sumatera.

Namun, sebelumnya harus memperhatikan dulu pola hidup badak dan habitat alam aslinya agar bisa menciptakan rumah baru yang sama. Badak Jawa merupakan badak yang memiliki panjang tubuh 3,1-3,2 m dan tinggi 1,4-1,7 m, kulit badak ini bermosaik dan seperti baju baja. Badak Jawa memiliki 1 cula dengan panjang sekitar kurang dari 20 cm.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut