Ayo Ciptakan Rumah Nyaman untuk Sang Javan Rhino

Badak Jawa
Sumber :

Saya pribadi tidak mempermasalahkan di mana rumah kedua untuk sang Javan Rhino berada, asalkan rumah baru tersebut dipilih setelah mempertimbangkan kebutuhan dan kebiasaan hewan gagah berkulit abu-abu yang pemalu dan penyendiri ini. Seperti kebutuhan akan makanan.

img_title Rumah Nyaman untuk Badak, Tanggung Jawab Bersama

Makanan merupakan kebutuhan utama semua mahluk hidup, maka rumah kedua bagi Badak Jawa harus bisa menyediakan makanan yang berlimpah. Dalam sehari badak bisa menghabiskan 50 kg makanan yang terdiri atas tunas, ranting, daun-daun muda, rumput, dan buah yang jatuh.

Dengan banyaknya makanan yang mereka konsumsi setiap hari, tidaklah mengejutkan jika sang Javan Rhino bertubuh besar. Badak Jawa dewasa mempunyai panjang 2-4 meter, tinggi mencapai 1,7 meter dan berat badan berkisar 900-2.300 kg. Sedangkan sepupu mereka, Badak Sumatera, mempunyai panjang 2-3 meter, tinggi hingga 1,5 meter dan berat berkisar 600-950 kg.

img_title Rumah yang Bersahabat untuk Badak, Mungkinkah?

Selain ukuran tubuh yang kecil, Badak Sumatera mempunyai kulit berwarna coklat keabuan atau kemerahan yang ditumbuhi bulu lebat. Karena bulu lebat itulah Badak Sumatera disebut juga Badak Berambut (Hairy Rhino).

Walaupun secara fisik berbeda, kedua spesies badak itu mempunyai kebiasaan yang sama, menjelajah di siang hari sampai menemukan kolam atau kubangan air untuk berendam dan melumuri tubuh mereka dengan lumpur. Mereka melakukannya untuk menjaga suhu tubuh, juga untuk menghilangkan parasit yang menempel di kulit mereka.

img_title 'Rumah' untuk Badak Jawa

Berendam meupakan salah satu kebutuhan dasar badak. Karena itulah, rumah kedua bagi badak harus berada di dekat sungai-sungai beraliran dangkal atau rawa-rawa dataran rendah. Lebih baik lagi jika berada dekat pesisir pantai, agar badak bisa dengan mudah meminum air laut untuk mendapatkan mineral dari garam yang sangat dibutuhkan tubuh mereka.

Selain dari air laut, badak bisa mendapatkan mineral yang dibutuhkannya dengan cara menjilat-jilat tanah atau lumpur, menjilat kulit pohon atau permukaaan daun, dan dengan cara mengulum batu atau kerikil. Sungguh cara yang unik untuk mendapatkan mineral yang mereka butuhkan.

Badak juga mempunyai kebiasaan unik lainnya, menggunakan tumpukan kotoran dan percikan urin untuk menandai wilayah kekuasaan mereka. Tujuannya agar badak lain tidak memasuki wilayah mereka, sehingga badak pemilik teritori, yang notabene merupakan hewan pemalu dan penyendiri, bisa hidup nyaman di wilayah pribadi mereka.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut