Memilih Rumah yang Nyaman untuk Badak
Jumat, 9 Oktober 2015 - 07:46 WIB
Sumber :
- U-Report
Baca Juga
Badak Jawa merupakan badak yang memiliki panjang tubuh 3,1–3,2 m dan tinggi 1,4–1,7 m, kulit badak ini bermosaik dan seperti baju baja. Badak Jawa memiliki satu cula dengan panjang sekitar kurang dari 20 cm. Badak Jawa senang hidup sendirian dan jarang berkelompok. Mereka hanya bergabung dengan kelompoknya saat berkembang biak dan menjelajah habitat dalam proses pendewasaan.
Baca Juga
Lingkungan hidup Badak Jawa adalah padang rumput yang basah, kemudian daerah yang memiliki kubangan untuk mendapatkan mineral dan garam-garaman serta hutan hujan dataran rendah dengan pepohonan tidak terlalu lebat. Terkadang untuk mendapatkan garam mineral dari laut Badak Jawa sering keluar menjelajah dari habitatnya.
Badak Sumatera lebih banyak berhabitat di hutan perbukitan, dataran rendah dan hutan rawa. Tinggi Badak Sumatra 1,2-1,45 m dan panjang 2.5 m. Badak Sumatera mempunyai 2 cula dengan cula depan sepanjang 15-25 cm dan cula belakang sekitar 10 cm.
Warna kulit badak ini adalah coklat kemerahan dan ciri khasnya berupa bibir atas yang melengkung dan mengait ke bawah. Lingkungan habitat Badak Sumatera adalah daerah di tepi laut hingga mencapai pegunungan yang cukup tinggi. Meski jumlahnya masih lebih banyak dari Badak Jawa, namun jumlah Badak Sumatera masih lebih sedikit ketimbang populasi hewan langka lain seperti Harimau Sumatera dan Anoa.
Dengan melihat situasi habitat asli para badak, maka tinggal mencari lokasi lain yang menyerupai habitat tersebut sehingga dapat membentuk rumah baru yang lebih luas dan aman bagi Badak Jawa maupun Sumatera. Di Indonesia sendiri masih merupakan negara dengan kawasan hutan yang luas sehingga bisa mencari alternatif hutan baru seperti di Papua, Sulawesi, dan Kalimantan.
Namun, perlu diperhatikan bahwa masih sering terjadinya kebakaran hutan di Kalimantan sehingga daerah tersebut masih kurang aman sebagai populasi badak. Untuk hutan Sulawesi sendiri memang tidak terlalu luas namun lebih aman dari faktor perusakan hutan.
Rumah yang nyaman untuk badak haruslah lingkungan yang aman bagi populasi mereka untuk berkembang. Karena badak mempunyai kebiasaan untuk berkubang, maka rumah yang nyaman bagi badak harus daerah yang memiliki curah hujan tinggi serta adanya aliran sungai untuk menyalurkan aktitivitas badak tersebut. Badak biasa berkubang 1-2 kali sehari dan jika musim hujan frekuensi berkubangnya lebih sering, hal itu akan membuat badak lebih sehat.
Halaman Selanjutnya
