Inilah Esensi Sebuah Pendidikan
- BusinessInsider
Suasana pembelajaran yang menyenangkan dan nyaman harus memperhatikan berbagai aspek. Baik aspek lingkungan fisik maupun aspek lingkungan sosio-psikologis. Lingkungan fisik meliputi sarana prasarana yang menunjang proses pembelajaran. Sedangkan lingkungan sosio-psikologis meliputi interaksi yang tercipta di dalam pembelajaran itu sendiri.
Dalam proses pembelajarannya lebih menekankan kepada bagaimana tujuan dari pembelajaran itu dapat disampaikan. Untuk menyampaikan tujuan pembelajaran guru dituntut untuk menjadi seorang desainer, manager, dan evaluator dalam pembelajaran. Sebelum memasuki kelas, guru sudah mendesain terlebih dahulu pola pembelajaran yang akan dilakukan, kemudian mengatur pembelajaran ketika sedang berlangsung dan mengevaluasi hasil pembelajaran yang dilakukan.
Ketiga, pendidikan harus membentuk peserta didik yang memiliki pengembangan potensi diri untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Inilah makna aksiologi dari sebuah pendidikan.
Tujuan pendidikan sebenarnya telah tercantum dalam bagian ketiga ini, yaitu dilihat dari aspek ketuhanan, kepribadian, dan sosial. Artinya pendidikan bukan hanya berguna dan bertujuan untuk membentuk peserta didik yang berintelektual, tetapi juga membentuk peserta didik yang berakhlak dan berkepribadian sosial yang tinggi. Keseimbangan ketiga aspek ini menjadi pokok pemikiran pemerintah saat ini, sehingga munculah kurikulum pendidikan berkarakter.
Esensi dari sebuah pendidikan sebenarnya tidak sesederhana penjelasan di atas. Karena pada dasarnya setiap peserta didik disiapkan untuk memiliki Intelligence Quotient (IQ), Emotional Quotient (EQ), Spiritual Quotient (SQ), dan Adversitas Quotient (AQ) yang baik, dan untuk membentuk empat kemampuan tersebut tidaklah instan dan mudah. Akan ada proses panjang yang harus dilewati serta semua pihak harus bekerjasama, berjalan beriringan untuk mencapai tujuan bersama. (Tulisan ini dikirim oleh Siti Rodiah, mahasiswa program Magister Universitas Negeri Jakarta)
