Putus Cinta Tidak Akan Membunuhmu

Ilustrasi
Sumber :
  • U-Report

Tidak berapa lama kemudian, vendor mengirim contoh kaus yang sudah jadi via BBM. Dan kalau dilihat dari foto yang dikirim, hasilnya keren banget. Tanpa banyak omong, kita langsung setuju buat bikin sebanyak 2 lusin. Tapi ternyata hasil difoto beda dengan hasil setelah jadi kaus. Saya berani bilang kalau itu tidak layak jual. Taruhannya cuma satu, kita paksain jual tapi nama baik tercoreng atau merugi 1,5 juta sebagai ongkos produksi.

img_title Pergilah Dinda Cintaku

Setelah berdebat lama, akhirnya kita memilih mendingan rugi 1,5 juta dibanding nama baik tercoreng. Teman saya sempat drop dan kita pun sempat vakum untuk beberapa saat karena kerugian yang lumayan besar ini. Di saat drop begini, saya langsung kembali ke motivasi awal saya. Saya berusaha meyakinkan partner saya kalau kerugian kita itu kelak akan berubah menjadi keuntungan yang berlipat.

Kita mulai dari awal, cari desainer dan vendor yang baru lagi. Pembagian tugas kita itu jelas, partner saya bergerilya di sisi produksi sedangkan saya bergerilya di sisi penjualan. Tetapi sesekali saya juga ikut terjun langsung di bagian produksi buat lihat kondisi barang dan cek produksi. Berjalan 3-4 bulan hasilnya mulai kelihatan. Dari awalnya cuma 12 pcs sekarang sudah tembus 150-200 pcs per bulan. Kita pun mulai merambah ke hoodie, cap, hingga varsity. Dan responnya selalu baik sampai-sampai kita jarang sekali nyetok barang karena permintaan yang tinggi.

img_title Tanggung Jawab dan Rekonsiliasi Masyarakat Lumban Dolok

Untuk mendekatkan diri ke pembeli, saya sering mengantar langsung pesanan ke buyer. Ini salah satu cara agar pembeli loyal. Dulu saya sering banget berpergian sampai ke Jatinangor dan Sumedang cuma buat mengantar kaus ke pembeli. Pernah sudah jauh-jauh ke Padalarang, eh tidak tahunya yang beli lagi pergi. Hujan dan segala macam turunannya (hujan angin, hujan es, dll) sampai celana dalam basah enggak ketulungan sudah jadi makanan saya saat itu. Tapi sekali lagi, saya selalu menekankan ke diri saya kalau suatu saat nanti orang-orang yang akan mencari saya bukan saya yang mengejar-ngejar mereka.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut