Berwisata Asyik dan Murah di Yogyakarta
Hari kedua di Yogyakarta kami menuju candi yang merupakan ciri khas kota Jogja, yaitu Candi Borobudur. Perjalanan menuju Candi Borobudur sekitar 1,5 jam. Setibanya di sana, kita menyusuri setiap sudut Candi Borobudur dan yang tidak ketinggalan pastinya sambil berfoto-foto ria. Setelah dari Candi Borobudur, kami menuju Candi Prambanan yang tidak kalah indah dari Candi Borobudur. Dan yang tidak perlu dikhawatirkan, untuk masuk ke kedua candi tersebut hanya mengeluarkan uang sebesar Rp30,000 per candi.
Hari ketiga di Yogyakarta, kami menuju tempat yang tak kalah indah dari Bali yaitu pantai-pantai di Jogja. Kami menyusuri tiga pantai, yaitu Pantai Drini, Pantai Indrayanti, dan Pantai Pok Tunggal. Kami menempuh perjalanan sekitar tiga jam. Namun dengan perjalanan yang cukup lama ini semua terbayar dengan sangat indahnya pemandangan di pantai tersebut.
Dari ketiga pantai tersebut, saya paling menyukai Pantai Pok Tunggal. Pantai ini sangat indah, bersih, dan belum banyak orang yang mengetahuinya. Karena pantai ini terlalu terpencil dan harus melewati jalanan bebatuan yang sangat tak layak untuk dilewati mobil. Untuk memasuki tiga pantai tersebut hanya perlu mengeluarkan biaya parkir sebesar Rp 10,000 saja.
Hari keempat di Yogyakarta, merupakan hari terakhir kami di sini. Namun karena kereta kami berangkat pukul 16.00, kami dari pagi sampai dengan siang pergi menuju Pasar Malioboro untuk membeli oleh-oleh. Dan saat waktu telah menunjukkan pukul 15.00, kami langsung bergegas untuk menuju ke Stasiun Lempuyangan dengan taksi.
Kami menggunakan kereta ekonomi yang sama dengan kereta keberangkatan, namun dengan harga yang berbeda yaitu Rp80,000. Pukul 16.00 kami sudah berada di dalam kereta dengan tubuh yang cukup lelah. Akhirnya kami pun beristirahat selama perjalanan. Pukul 23.00 kami sampai kembali di Stasiun Pasar Senen dengan selamat.
Karena keadaan sudah malam, kami berinisiatif memesan taksi online untuk pulang menuju Pusat Kegiatan Mahasiswa. Biaya dari Stasiun Pasar Senen ke Universitas Pancasila hanya Rp30,000. Akhirnya kami pun sampai di Universitas Pancasila pukul 24.00. Sebagian dari kami ada yang menginap di Pusat Kegiatan Mahasiswa dan ada juga yang pulang ke rumahnya.
