Kukejar Cita-citaku Ini untuk Mama

Ilustrasi keakraban menantu dan mertua.
Sumber :
  • pixabay/longleanna

VoxPop.co.id – Terlahir sebagai seorang koleris, membuat aku semangat dalam mengejar mimpiku menjadi perwarta lapangan. Atau kini banyak orang yang lebih memilih menyebut profesi ini dengan sebutan reporter. Berbangga mempunyai tipe kepribadian koleris, karena terlahir sebagai manusia yang mandiri, independen, dan ambisius. "Terima kasih Tuhan. Engkau memberikan pil-pil kekuatan ini secara gratis untukku," ucapku di dalam sebuah khusyuknya panjatan doa setiap malam.

img_title Cerita Rahasia Kesuksesan, Verrell Bramasta: Dukungan dan Kasih Sayang Ibu

Di sela-sela kesibukan saya menjadi mahasiswi jurnalistik, saya kerap membantu mama untuk berjualan. "Mama kok semangat banget sih jualan setiap hari, dari pagi sampai malam. Memang siapa sih yang buat Mama semangat jualan? Siapa yang buat mama semangat banget cari uangnya?" tanyaku pada mama malam itu.

Hangatnya kebersamaan ibu dan anak di malam itu menghangatkan malam yang dingin. Sekaligus membuatku dengan sendirinya melontarkan pertanyaan barusan. "Kamu. Kamu yang buat Mama semangat. Mama masak makanan yang enak, terus jualan siang malam ya demi kamu. Biar semua kebutuhan kamu bisa Mama penuhi. Biar kamu bisa punya semua yang kamu mau," jawab mama dengan senyum tulus.

img_title 'Kisah Cinta Ibu' Momen Spesial Ungkapan Kasih Sayang Sambut Hari Ibu

Sejak malam itu, tekad ini semakin bulat untuk membalas setiap tetesan keringat mama. Walau tidak mungkin membalasnya dengan tuntas. Setidaknya, aku ingin membuat mama bangga dengan ambisi, usaha, dan kemampuan yang aku miliki. “Ya Tuhan, panjangkanlah umurnya dan sehatkanlah Mama. Aku ingin membuatnya bangga dengan jalan hidup yang aku pilih”.

Jika dalam teori filsafat pencapaian dalam hidup merupakan sebuah induk agung yang ada di dalam benak setiap insan. Namun sebutan yang tepat menurutku akan sebuah pencapaian lebih tepat rasanya jika diberi nama, cita-cita. Aahh, aku tidak peduli dengan persentase kecantikan saat ini. Ketika mayoritas khalayak hanya mengukur persentase kecantikan seorang wanita dengan seberapa mulus kulitnya, seberapa cantik lekuk alisnya, dan seberapa lentik bulu matanya.

img_title Phoebe Rayakan Hari Valentine dengan Merilis Lagu

Persentase cantik menurutku adalah di mana aku harus bangkit. Bukan untuk terus merajut indah mimpi, bukan juga untuk merisaukan tren mode saat ini. Melainkan untuk menghidupkan mimpi, yaitu menjadi pewarta berita di TV.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut