Kulakukan Apapun untuk Membahagiakanmu

Ilustrasi ibu.
Sumber :
  • Ibu

Engkau begitu tulus menyayangiku, sampai-sampai daging menjadi makananku dan tulang adalah bagianmu. Tak ada kasih manusia yang melebihi kasihmu kepadaku. Ibu maafkan jika aku bebal, setiap nasihat yang ibu ucapkan selalu aku membangkangnya. Maafkan jika aku pernah membuat hatimu terluka.

img_title Kolaborasi Cantik Human Resources dan Teknologi

Aku butuh doamu ibu. Aku butuh peluk hangat darimu ketika aku sudah lelah berjuang. Aku butuh bersandar di bahumu ibu, ketika air mataku sudah tak sanggup lagi reda. Semakin hari aku semakin tumbuh dewasa, tetapi aku lupa bahwa ibu semakin tua. Masih saja aku menyuruh-nyuruh ibu padahal ibu lelah. Ibu letih, tetapi ibu masih mau menuruti keinginanku. Aku yang seharusnya membantu ibu, karena aku lebih muda dan lebih kuat.

Sekarang aku sudah besar dan harus pergi untuk menuntut ilmu. Waktu kecil, ibu pernah mengatakan padaku, ”Jadilah orang sukses dan orang yang berguna!” dan aku tak pernah lupa semua kata-katamu. Aku percaya kelak nanti, saat aku kembali lagi ke pelukanmu aku sudah jadi orang sukses dan mungkin juga menjadi orang yang berguna. Bagiku yang terpenting aku bisa membahagiakanmu, walaupun itu tidak cukup untuk membalas semua yang telah engkau berikan.

img_title Kisah Penjual Cilok dan Rumahnya yang Nyaris Hancur

Dulu aku anak yang manja dan tidak pernah mau untuk membantumu. Bahkan untuk keperluanku sendiri saja aku masih mengandalkanmu. Kadang terbesit bahwa aku ini hanya sampah yang tidak berguna dan hanya menjadi beban untuk ibu dan keluarga, bahkan semua orang di sekitarku. Sekarang aku harus mandiri!

Akan kubuktikan kalau aku bisa mengurus diriku sendiri tanpa bantuan orang lain. Tapi aku tetap membutuhkan bantuan ibu untuk menyemangatiku demi mewujudkan cita-cita. Memang anakmu ini selalu membutuhkanmu. Tak pernah terbayang jika suatu saat nanti engkau tak ada di sampingku. Tak sanggup rasanya bila kuharus kehilangan kasih sayang darimu, ibu. Selalu temani aku ya, Bu!

img_title Cinta dan Cemburu

Walaupun jauh, aku tetap bangga terhadapmu. Hampir setiap hari kau meneleponku, menanyakan kabarku, dan aku tahu ibu selalu mendoakanku. Mendoakan yang terbaik untukku. Sedangkan aku? Tak pernah aku meneleponmu. Aku selalu saja sok sibuk dengan urusanku yang padahal tidak begitu penting ini.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut