Di Bawah Bayang-bayang Garis Kemiskinan

Ilustrasi kemiskinan
Sumber :
  • uk.reuters.com

VoxPop.co.id – Seperti apa sih masyarakat yang bisa dikatakan miskin? Penduduk dikatakan miskin jika pengeluarannya berada di bawah garis kemiskinan yang telah ditetapkan. Angka ini ditentukan oleh BPS sebagai lembaga penyedia data. Garis kemiskinan tidak sama antar daerah di Indonesia, di perkotaan, dan di pedesaan.

img_title Luhut Ungkap RI Bakal Punya Perhitungan Garis Kemiskinan Baru

Untuk kisarannya pun mengalami pergeseran dari waktu ke waktu disesuaikan kondisi terakhir di daerah itu. Untuk Sulawesi Selatan, garis kemiskinan adalah sebesar Rp283.461 per kapita per bulan. Angka ini berada di bawah nilai level nasional terbesar Rp374.478 per kapita per bulan.

Artinya, seorang dikatakan penduduk miskin jika pengeluarannya kurang dari angka garis kemiskinan tersebut. Misalnya, jika ada empat orang di dalam satu rumah, maka rumah tangga tersebut dikatakan miskin jika pengeluarannya berada di bawah Rp1.133.844 dalam sebulan (untuk Penduduk Sulawesi Selatan). Garis kemiskinan ini berlaku per kapita, jenis kelamin, usia, serta variable-variabel lain yang membedakan tingkat pengeluaran.

img_title Warga Miskin di RI Kini Tembus 194,6 Juta Jiwa Menurut Data Bank Dunia

Dikutip dari website Badan Pusat Statistik (BPS), penduduk bisa dikatakan miskin jika memiliki rata-rata pengeluaran per kapita per bulan di bawah garis kemiskinan. BPS mengukur kemiskinan dengan konsep kemampuan dalam memenuhi kebutuhan dasar. Dengan konsep tersebut, dapat diperoleh angka penduduk yang tidak mampu memenuhi kebutuhan dasar makanan dan selain makanan yang diukur dari sisi pengeluaran. Selanjutnya, dapat diperoleh angka persentase penduduk miskin terhadap total penduduk.

Untuk mengukur garis kemiskinan, ada dua komponen yang dibutuhkan yaitu garis kemiskinan makanan dan garis kemiskinan bukan makanan. Garis kemiskinan makanan adalah nilai pengeluaran kebutuhan minuman makanan yang riil dikonsumsi penduduk. Paket komoditi dasar makanan diwakili oleh 52 komoditi dasar yang kemudian disetarakan dengan 2.100 kilo kalori per kapita per hari.

img_title Jumlah Penduduk Miskin di RI Naik 200 Ribu Orang, BPS Ungkap Penyebabnya

Sedangkan, garis kemiskinan bukan makanan adalah penjumlahan nilai kebutuhan minimum untuk komoditi non makanan terpilih. Seperti perumahan, sandang, pendidikan, dan kesehatan. Jenis barang dan jasa non makanan mengalami perbaharuan dan penyesuaian mengikuti perubahan pola konsumsi penduduk. Paket komoditi non makanan diwakili oleh 52 jenis komoditi di perkotaan dan 47 jenis komoditi di pedesaan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut