Manifestasi Kesucian Jiwa di Bulan Ramadan
- pixabay
Transformasi Kebaikan di Bulan Ramadan
Dalam refrain lagu Rumi, Serj agaknya juga menulis lirik provokatif yaitu, "Stay away from God and crime" yang berpotensi disalahartikan. Namun, dalam konteks ajaran Jalaludin Ar Rumi, lirik ini bisa dimaknai sebagai peringatan untuk menjauhi konsep "tuhan" yang dikonstruksi oleh ego manusia atau kemunafikan, yang sering kali justru melegitimasi kejahatan. Rumi bukanlah sufi yang mengabaikan aspek formal agama, namun justru memahami betul bahwa formalitas dan substansi sebagai dua unsur yang saling melengkapi, ibarat sisi formal sebagai cangkang, sedangkan substansi merupakan bijinya. Namun, seringkali manusia terjebak pada aspek formal saja yang cenderung riya'.
Serj melanjutkan "Embody justicе for this Tormenting, tormented world" yang kental dalam liriknya. Apabila kita refleksikan, Ramadan adalah momentum di mana kesalehan ritual harus bertransformasi menjadi kesalehan sosial. Kejujuran dalam ibadah untuk kesucian jiwa yang dicapai selama Ramadan, harus termanifestasikan dalam tindakan nyata membela keadilan di dunia. Dalam hal ini, zakat fitrah menjadi perwujudannya. Zakat fitrah tidak hanya untuk menyucikan jiwa dari kekurangan ramadan, namun juga memiliki berbagai hikmah seperti memperkuat solidaritas sosial, melatih keikhlasan dan kepedulian nyata.
Nasihat Tankian, "Be the change you wanna see," adalah puncak dari proses penyucian jiwa. Ramadan bukan sekadar ritual menahan lapar selama 30 hari, melainkan sebuah proses inkubasi untuk melahirkan manusia baru yang penuh cinta dan pengetahuan. Jiwa yang suci adalah jiwa yang konsisten antara kata dan perbuatan, sebagaimana doa Tankian agar jalan hidup putranya selaras dengan "lagunya" (Your path matches your song). Secara sosiologis dan spiritual, lagu "Rumi" dan ibadah Ramadan memiliki muara yang sama: sebuah ajakan untuk pulang ke fitrah kemanusiaan yang jernih, penuh empati, dan merdeka dari belenggu keduniawian, serta bertransformasi menjaid manusia yang lebih baik ke depannya.
