APKASINDO: Tarif PNBP Kehutanan Memberatkan Petani Sawit

Hasil panen petani sawit (Foto/DPP APKASINDO)
Sumber :
  • vstory

Semangat dan harapan petani sawit tersebut seakan sirna setelah beredarnya di medsos surat dari KLHK Nomor S-509/2021 tersebut.  Semua petani sawit terkejut, menimbulkan kecemasan dan kegaduhan, terkhusus petani yang masih terjebak dengan nama kawasan hutan.

img_title CPOPC Luncurkan Kampanye Digital Perempuan Petani Sawit Bicara Keberlanjutan

Pihak APKASINDO segera berkirim surat ke Menteri Keuangan dan Menteri LHK tentang argumen penetapan besaran tarif PNBP ini. 

“Kami akan mengedepankan komunikasi dulu, sebagaimana seperti pembahasan PP dan Permen LHK Turunan UUCK dulu, demo adalah pilihan terakhir,” ujar GM.

img_title Temui Moeldoko, Petani Sawit Keluhkan Harga TBS Rp400 per Kilogram

“Saya secara pribadi malunya dua kali, pertama sebagai petani yang mendukung pengesahan UUCK dan turunannya. Kedua sebagai Ketua Bravo-5 Riau Relawan Jokowi-Amin. Karena sebagai relawan tentu kami dua tahun lalu dengan bangga menyampaikan program-program strategis Pak Jokowi dan Pak Makruf Amin bidang perkebunan sawit ke masyarakat luas. Lha saat membaca surat tarif PNBP Kehutanan ini pikiran saya entah melayang ke mana, langsung turun imun kami petani sawit.

Namun saya yakin Pak Jokowi dan Pak Maaruf Amin sebagai Presiden dan Wapres belum mengetahui tarif PNBP Kehutanan tersebut. Pak Jokowi dan Pak Maaruf Amin pasti akan berlaku adil perihal Draft Tarif PNBP tersebut,” ungkap GM dengan yakin.

img_title Kritisi Penangkapan Massal Petani Sawit, DPR: Pemerintah Harus Adil

Lebih lanjut GM menguraikan areal perkebunan kelapa sawit Indonesia menurut Menteri Pertanian (2019) adalah seluas 16.381.957 hektar dan yang terindikasi dalam kawasan hutan luasnya 3,4 juta hektare (20,75%) di mana 2,6 juta hektare di antaranya tanpa izin.

Yang 2,6 juta hektar ini identik dengan pekebun (petani), karena memang pekebun tidak wajib memiliki izin sebagaimana korporasi dan menurut data juga diketahui bahwa 68?ri 3,4 juta ha tersebut adalah pekebun.

Adapun sebaran perkebunan sawit dalam Kawasan hutan tersebut antara lain di hutan konservasi (HK) luasnya 97.913 hektar (3%), di hutan lindung (HL) luasnya 155.119 hektar (4%), dihutan produksi tetap (HPTT) seluas 501.572 hektar (44%), di hutan produksi terbatas (HPTB) seluas 1.497.421 hektar (15%) dan di hutan produksi konversi (HPK) seluas 1.127.428 hektar (34%), dari data ini dominasi sawit itu berada di Kawasan Hutan Produksi (93%), kecil sekali dikawasan hutan Lindung dan konservasi.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Disclaimer: Artikel ini adalah kiriman dari pengguna VoxPop.co.id yang diposting di kanal VStory yang berbasis user generate content (UGC). Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis atau pengguna.
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut