Lunturnya Budaya Indonesia

Ilustrasi budaya bersalaman (pixabay.com/geralt)
Sumber :
  • vstory

VoxPop – Kalau berbicara budaya, Indonesia memiliki macam ras, suku, bahasa, adat, serta alam yang melimpah. Keragaman budaya ini karena Indonesia terdiri ratusan ribu pulau tersebar di mana masing-masing pulau memiliki budaya tersendiri.  Tetapi seiring perkembangan zaman, budaya Indonesia mulai menghilang.

img_title Anggota DPR: Festival Banjari Nasional Jadi Benteng Pelestarian Seni Budaya Islam

Padahal Indonesia terkenal dengan budaya sopan santun dan ramah, entah terhadap warga lokal atau warga negara asing. Bisa dibilang, Indonesia dijadikan destinasi mancanegara oleh negara orang lain. Boleh saja kita meniru budaya luar tetapi yang positifnya saja, sedangkan untuk yang negatif cukup dijadikan pengetahuan saja.

Pengaruh globalisasi yang sangat mudah menyebar dari berbagai media informasi tanpa difilter baik atau buruk yang disampaikan media tersebut. Kita tidak bisa membendung budaya bangsa, sehingga mengakibatkan budaya Indonesia mulai menghilang. 

img_title Telkom Kembali Gelar Culture Festival TelkomGroup 2026, Perkuat Peran Penggiat Budaya di Masa Transformasi

Contohnya seperti berterimakasih kepada pelayan atau kasir supermarket. Dengan mengucapkan hal kecil tersebut membuat ia merasa senang dan dihargai. Mengingat dia melayani berbagai sifat konsumen tersebut.

Fenomena pacaran zaman sekarang

img_title Kemenkeu Raih Opini WTP ke-15 secara Berturut-turut dari BPK, Begini Kata Purbaya

Masalah sosial budaya luar ini sering ditiru terutama untuk generasi zaman sekarang. Bagi orang luar pacaran di ruang publik merupakan hal normal dan lazim dilakukan. Sedangkan untuk Indonesia dahulu untuk melakukan pacaran dilakukan secara sembunyi-sembunyi.

Tetapi sekarang dilakukan secara terang-terangan bahkan ada yang sampai melakukan hubungan intim. Tetapi mereka seakan bangga dan hal lumrah melakukan hal tersebut hingga ia menceritakan kepada teman-teman kelompoknya. Mirisnya bahkan sampai ada yang mengandung bahkan ia membunuh bayi tersebut atau memilih di aborsi.

Posting foto sebelum makan

Berdoa sebelum makan sulit dilakukan untuk zaman sekarang. Budaya foto sebelum makan ialah memfoto makanan yang akan kita makan atau sudah disajikan dan meng-upload-nya atau menggunggahnya ke media sosial.

Budaya ini dibawa oleh seorang vlogger yang berisi rekomendasi tempat makan  yang tujuannya untuk berbagi informasi harga, menu blog dan foto makanannya.  Seharusnya mereka berdoa sebelum makan , tetapi ini fokus untuk memfoto makanan demi hasil foto makanan yang bagus.

Menghormati yang lebih Tua

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Disclaimer: Artikel ini adalah kiriman dari pengguna VoxPop.co.id yang diposting di kanal VStory yang berbasis user generate content (UGC). Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis atau pengguna.
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut