Tantangan Dunia Pendidikan di Era Pandemi Covid-19
- vstory
VoxPop – Pandemi Covid-19 merupakan salah satu wabah atau penyakit menular yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2. Covid-19 ini menyebar ke seluruh penjuru dunia dan berdampak kepada berbagai sektor kehidupan, termasuk sektor pendidikan.
Pendidikan merupakan suatu bentuk proses pembelajaran tentang pengetahuan, keterampilan, dan kebiasaan sekelompok orang yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya melalui pengajaran, pelatihan, atau penelitian.
Pendidikan umumnya dibagi menjadi tahap seperti prasekolah, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah atas, dan kemudian Perguruan Tinggi Universitas.
Berbicara tentang pendidikan, Indonesia memiliki penduduk terbesar ke empat terbesar di dunia dengan tingkat pendidikan yang rendah. Apalagi dalam pandemi Covid seperti ini, lalu apa saja yang menjadi tantangan dunia pendidikan di era pandemi ini?
Dalam pandemi Covid-19 ini, pendidikan menjadi salah satu tantangan besar yang harus dihadapi oleh kalangan guru, dosen, pelajar, maupun orang tua.
Meskipun begitu, tantangan besar ini justru memberi dampak positif bagi para setiap kreativitas individu, yaitu menjadikan proses belajar mengajar dengan memanfaatkan serta menggunakan teknologi, di mana dengan cara tersebut adalah sebuah bentuk gambaran yang akan terjadi pada kelangsungan proses belajar mengajar di masa depan.
Namun dalam sisi negatifnya, teknologi ini secara tidak langsung akan menggantikan peran guru dan dosen terhadap siswanya, serta akan menjadi kurangnya interaksi antara guru dan pelajar.
Dengan adanya pandemi ini juga akan menjadi tantangan khusus bagi semua pihak dalam memanfaatkan dan memajukan dunia pendidikan. Yang menjadi tantangan pada dunia pendidikan di Indonesia adalah proses pembelajaran yang dilakukan secara daring.
Apa yang akan menjadi pokok permasalahan pada bentuk proses pembelajaran tersebut? Belajar secara daring menjadi pokok permasalahan yang harus dihadapi oleh semua kalangan, baik guru, pelajar, ataupun orang tua yaitu bagaimana cara mereka yang gagap teknologi alias gaptek bisa menggunakan dan mengaplikasikan teknologi dalam proses belajar maupun kehidupan sehari-hari? Bagaimana cara agar mereka bisa mendapat akses internet yang mumpuni pada daerah-daerah terpencil.
Di samping itu juga, para orang tua juga merasa tertantang dengan adanya proses pembelajaran secara daring ini khususnya pada anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar maupun sekolah menengah ke atas, karena kebanyakan dari mereka mengeluh terhadap gurunya mengenai anaknya yang mau tidak mau orang tuanya harus ikut mengawasi.
