Program Inovasi Kesehatan BIMASAKTI
- vstory
Selanjutnya Kelas BINTANG yaitu Bimbingan dan Rehabilitasi Anak Yang Tidak Naik Timbangannya adalah kegiatan pendampingan terhadap orang tua dengan balita yang memiliki masalah gizi. Kegiatan ini berupa skrining, penyuluhan, antropometri, demo masak, pemberian Makanan Tambahan dan pemantauan asupan gizi pada balita setiap harinya. Kelas ini dilakukan selama 3 bulan dalam 3 sesi. Pertemuan pada setiap sesinya selama 10 hari berturut – turur. Dari hari ke-1 hingga hari ke-10 selalu dipantau kenaikan berat badan balitanya.
Kelas METEOR yaitu Media Terpadu dan Informatif merupakan media yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan BIMASAKTI di antaranya Buku saku PANDA (Pendidikan Anak Dan Dewasa), Cakram Penentuan Status Gizi, Kartu Jodoh, Permainan Ular Tangga, Kipas Isi Piringku, Buku Laporan Kesehatan Anak Balita.
Kegiatan BIMASAKTI di masa pandemic Covid-19, dilakukan di kelurahan Kramat Pela diawali dengan rembuk stunting kali ini menghasilkan SK Tim kerja penanganan balita stunting terintegrasi lintas sektor tingkat kecamatan dan kelurahan.
Untuk kelas komet tetap dilakukan tatap muka namun tentunya dengan memperhatikan protokol kesehatan durasinyapun dipangkas hanya 2 jam. Untuk kelas planet juga dilakukan tatap muka dan untuk tambahan orang tua balita dibekali flayer dan dibuka sesi diskusi melalui WhatsApp Group.
Untuk kelas bintang di masa pandemic juga memangkas durasi pertemuan dan untuk pemberian informasi tambahan diberikan melalui flayer atau diskusi WhatsApp Group. Pemantauan asupan makan 10 hari dilakukan oleh kader secara door to door.
Pada tahun 2021 kegiatan BIMASAKTI ini juga berinovasi lagi yaitu dengan WARUNG GIZI di mana setiap Ibu balita cukup membayar Rp2.000 untuk penukaran kupon yang nantinya akan mendapatkan makanan tinggi kalori dan tinggi mineral.
Keefektivan kegiatan BIMASAKTI yaitu capaian N/D sebelum dan sesudah pandemi mengalami peningkatan, prevalensi stunting di wilayah kecamatan Kebayoran Baru mengalami penurunan, dari kelas bintang baik pengetahuan orang tua balita, hasil antropometri dan status gizi balita mengalami peningkatan. Dan juga di kelas komet tingkat pengetahuan kader juga meningkat.
