Minyak Jelantah untuk Kesehatan, Lingkungan, dan Inovasi!
- vstory
Bahkan di Tarakan Timur terdapat Kelompok Swadaya Masyarakat atau dikenal dengan KSM yang di kelola oleh seorang yang bernama Sardji Sarwan, dalam sehari dapat menghasilkan 2 juta perhari dari hasil pemanfaatan produksi biodiesel.
Ditemukan pula inovasi pemanfaatan minyak jelantah oleh Nur Isna Inayati, Kurnia Ritma Dhanti dalam artikel ilmiahnya, bahwa minyak jelantah dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar pembuatan lilin aromaterapi, dengan mencampurkan beberapa bahan untuk pembuatan lilin dan minyak jelantah dan proses ini menghasilkan Crude gliserin atau produk sampingan dari suatu pembuatan biodiesel dan ini merupakan Ilmu terapan kimia hidrokarbon.
Di zaman sekarang yang semakin berkembang, lilin aromaterapi selain dapat dijadikan sebagai peluang usaha juga dapat dijadikan inovasi kesehatan yang murah, aman, dan kaya manfaat. Dalam kesehatan lilin aromaterapi dapat membantu untuk mengurangi stress, merelaksasikan tubuh, mempertahankan konsentrasi, hingga dapat mengurangi rasa sakit kepala.
Maka inovasi ini sangat besar dampak positifnya jika dimanfaatkan dengan benar karena minyak jelantah ini selain dapat dijadikan bahan dasar pembuatan lilin aromaterapi juga dapat membantu menghindari proses daur ulang minyak jelantah yang digunakan sebagai bahan untuk suatu masakan sehingga hal ini dapat mencegah dan mengurangi potensi masalah kesehatan dan selain itu juga dapat mengurangi risiko yang berdampak buruk pada lingkungan.
