Program Merdeka Belajar dan Pembangunan Kebudayaan

Tampilan Kanal Indonesiana
Sumber :
  • vstory

Menurut Sutradara dan Penulis Naskah Garin Nugroho dalam acara Silaturahmi Merdeka Belajar (23/12/2021) melalui Kanal Indonesiana, warisan budaya hidup dalam ekosistem baru dengan teknologi baru yang terus berkembang untuk mendukung keberlanjutan budaya.

img_title Fadli Zon di Pitunang Ethnogroove 2025: Musik Tradisi Jadi Soft Power Diplomasi Indonesia

Hal tersebut juga didukung dengan program Merdeka Belajar Episode 18: Merdeka Berbudaya dengan Dana Indonesiana  yang diluncurkan 23 Maret 2022. Program ini bertujuan memulihkan kebudayaan dari situasi pandemi dan mendorong pemajuan kebudayaan dengan dukungan dana abadi yang sifatnya lebih stabil dan berkelanjutan.

Menurut Nadiem Makarim, ada dua poin kunci yang memungkinkan pemajuan kebudayaaan dapat berlangsung secara stabil dan berkelanjutan melalui Dana Indonesiana. Pertama, Dana Indonesiana tidak akan pernah digunakan untuk kebutuhan lain selain bidang kebudayaan dan akan diinvestasikan selamanya. Melalui skema dana abadi, Dana Indonesiana hanya dapat meningkat, tak akan berkurang.

img_title Lima Tahun Terbengkalai, Sasana Adirasa TMII Dibuka Lagi Bagi Penghayat Kepercayaan

Kedua, Dana Indonesiana dirancang khusus untuk sektor kebudayaan, sehingga hasil pengembangan Dana Indonesia bisa digunakan oleh para pelaku budaya dengan lebih fleksibel dan lintas tahun. Standar biayanya pun akan lebih sesuai dengan kebutuhan kegiatan dan pelaku budaya (Kemdikbud.go.id 23/3/2022).

Pada April 2022, Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) tengah mengelola dana abadi kebudayaan sebesar Rp3 triliun dan selama dua tahun (2021-2022) dana tersebut  telah menghasilkan keuntungan sekitar Rp200 miliar. Kemudian, pada tahun 2023 ini akan ada tambahan sebesar Rp2 triliun, sehingga total Dana Abadi Kebudayaan adalah sebesar Rp5 triliun.

img_title Fadli Zon Tetapkan 17 Oktober sebagai Hari Kebudayaan, Bertepatan Ultah Prabowo

Dana Indonesiana tersebut mendukung berjalannya organisasi, lembaga, dan ruang budaya secara berkelanjutan. Juga mendukung produksi dan distribusi karya seni, mendukung karya-karya terbaik Indonesia untuk berkiprah di panggung internasional, serta mendukung kerja-kerja riset dan kajian yang bermanfaat untuk pengembangan dan pemanfaatan warisan budaya.

Wadah untuk berkreasi dan dana untuk pemajuan kebudayaan sudah tersedia. Kita harapkan, program-program Merdeka Belajar di bidang kebudayaan tersebut dapat terus memberikan manfaat dalam mendorong pembangunan kebudayaan Indonesia. (*Penulis aktif menulis topik-topik pendidikan)

Ketua Umum Asosiasi Museum Indonesia (AMI), Putu Supadma Rudana

Kebudayaan Dinilai Solusi Tepat Atasi Krisis Kepribadian Bangsa

Di tengah berbagai tantangan global yang memengaruhi karakter generasi muda, penguatan museum dan kebudayaan dinilai jadi langkah untuk perkuat krisis kepribadian bangsa.

img_title
VoxPop.co.id
5 Juni 2026
Disclaimer: Artikel ini adalah kiriman dari pengguna VoxPop.co.id yang diposting di kanal VStory yang berbasis user generate content (UGC). Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis atau pengguna.
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut