Ketertarikan China terhadap Minyak Nigeria
- vstory
Niger Delta Avenger (NDA) merupakan kelompok militan yang menguasai wilayah cadangan minyak terbesar di Nigeria dan melakukan tindak sabotase pipa minyak serta instalasi di perusahaan-perusahaan asing yang berada di Nigeria. NDA mengatasnamakan rakyat dari tindakan mereka yang malah merugikan Nigeria sebagai wilayah sumber minyak terbesar.
Sistem politik yang tidak stabil juga membuat ekonomi Nigeria berantakan. Tak hanya faktor eksternal, terjadinya tindakan korupsi dan kleptokrasi juga menjadi faktor pemicu kemiskinan dan tidak berkembangnya negara bagian Afrika Barat ini. Meskipun demikian, China tetap menjalankan kerja sama dan investasinya di Nigeria. China membangun kilang minyaknya di daerah Lagos yang jauh dari wilayah kelompok NDA berada agar tidak menjadi ancaman bagi China untuk menjalankan proyek kerja samanya bersama Nigeria.
Dalam konteks hubungan antara Nigeria dan China, ancaman dari Niger Delta Avengers dapat memiliki dampak serius terhadap ekspor minyak Nigeria, termasuk ekspor minyak ke China. Gangguan atau serangan terhadap infrastruktur minyak di Niger Delta dapat mengganggu produksi dan pasokan minyak Nigeria ke pasar internasional, termasuk pasar China.
Dalam situasi ini, kerja sama Nigeria dan China dalam sektor minyak dapat menghadapi tantangan signifikan. Gangguan dalam pasokan minyak dapat merugikan kedua belah pihak, mengganggu aliran perdagangan dan investasi yang telah dibangun antara kedua negara.
