Dampak Positif Boikot Produk Israel terhadap UMKM

Poto by Anton on Unsplash
Sumber :
  • vstory

VoxPop – Boikot produk Israel telah menjadi topik sensitif dan kontroversial di kancah dunia internasional. Beberapa negara termasuk Indonesia sudah mulai melakukan kampanye untuk memboikot produk-produk Israel sebagai bentuk protes terhadap kebijakan pemerintah Israel di Palestina. Ketika 7 Oktober 2023 Gaza mulai diserang oleh Israel dan jumlah warga Palestina yang tewas di Gaza sepanjang tahun 2023 sampai 2024 telah mencapai kurang lebih 30.000 orang.

img_title 5 HP Murah yang Cocok untuk UMKM, Baterai Awet dan Performa Stabil untuk Mendukung Jualan Seharian

Bahkan hingga saat ini Israel telah menyerang zona aman terakhir warga Palestina, yaitu Rafah. Tak hanya membombardir wilayah Rafah habis-habisan yang sudah menewaskan puluhan penduduk, Israel juga mengebom tenda pengungsian di Rafah, dan baru-baru ini Israel bahkan memenggal kepala bayi hidup-hidup. Hal tersebut membuat jutaan warga di dunia yang mulai geram dengan tindakan Israel, mereka ramai-ramai menaikan hastag #AllEyesOnRafah di platform online seperti Instagram, Twitter, dan Tiktok. Postingan snapgram di instagram tentang All Eyes On Rafah berhasil tembus 30 juta akun yang menyebarluaskan.

Selain itu pengguna media sosial juga selalu mengingatkan untuk terus memboikot produk-produk Israel, bahkan kini kita juga disarankan untuk memboikot artis-artis yang yang terang-terangan mendukung Israel ataupun hanya tidak menyuarakan tentang Palestina. Karena artis-artis memiliki pengaruh besar jika mereka menyuarakan tentang Palestina, akan ada jutaan pengikut sosial media mereka yang akan melihat.

img_title Fasilitasi 50 UMKM Sertifikasi Halal, Pertamina Dorong Perluasan Peluang Pasar

Hingga saat ini beberapa masyarakat yang peduli akan Palestina masih menerapkan aksi boikot sebagai bentuk unjuk rasa bantuan terhadap Palestina. Karena secara tidak langsung dengan kita tidak membeli produk-produk dari Israel, maka kita dapat membantu menurunkan pemasukan dari hasil produksi produk-produk Israel tersebut.

Meskipun aksi boikot ini tidak dapat membuat Israel menjadi jatuh miskin karena produknya diboikot secara massal, namun aksi ini ternyata cukup terlihat dampaknya, seperti beberapa restoran yang berlabel Israel mulai terlihat lebih sepi pengunjung daripada biasanya dan juga terjadinya pengurangan tenaga kerja di restoran tersebut.

img_title Petani Kopi Asal Batang Sajikan Racikan Produk hingga Jangkau Pasar Dunia Bersama BRI

Aksi boikot ini juga langsung menimbulkan dampak terhadap produk-produk yang diboikot. Salah satunya adalah produk Unilever di Indonesia, produk tersebut sampai membuat diskon besar-besaran setelah diboikot karena disebutkan sebagai produk yang mendukung Israel. Ini terjadi pada tahun 2023, ketika ada seruan boikot produk yang mendukung Israel. Seruan boikot ini terutama terhadap produk-produk rumah tangga yang dijual. Sehingga saham Unilever Indonesia Tbk (UNVR) pada 26 Februari 2024 menurun 3,35% menjadi Rp2.600 per saham.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Disclaimer: Artikel ini adalah kiriman dari pengguna VoxPop.co.id yang diposting di kanal VStory yang berbasis user generate content (UGC). Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis atau pengguna.
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut