IHSG Terseret Anjloknya Pasar Saham Global

Ilustrasi sektor keuangan RI.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

VoxPop – Pasar saham dunia terus merosot pada perdagangan saham hari ini, Selasa 6 Februari 2018. Investor merugi triliunan, setelah beberapa waktu lalu mencatatkan kinerja positif.

img_title IHSG Ditutup Menguat 1,45 Persen ke Level 6.322 pada Perdagangan Selasa, Beberapa Saham Besar Jadi Penggerak

Dilansir dari Reuters, bursa-bursa di kawasan Eropa turun sekitar tiga persen. Hal itu, membuat sebagian investor mengalihkan investasinya ke sektor komoditas, salah satunya emas. 

Gejala akan terjadinya aksi jual saham secara massal di Amerika Serikat, sebenarnya sudah terlihat sejak setahun terakhir. Namun, hal tersebut akhirnya menular ke kawasan Asia dan Eropa. Pasar saham dunia pun akhirnya terguncang. 

img_title IHSG Ditutup Menguat 0,91 Persen ke Level 6.231, Reli Berlanjut Delapan Hari Beruntun

Di Wall Street, Indeks Dow Jones dan Staandard & Poor 500 merosot masing-masing 4,6 dan 4,1 persen pada penutupan Senin waktu setempat. Penurunan tersebut terparah sejak Agustus 2011, dan hal ini juga menjadi penurunan terbesar Indeks Dow sepanjang masa. 

Sementara itu di Eropa, indeks STOXX 600 menembus level terendahnya dalam enam bulan. Namun, di bursa Jerman, pasar keuangan berjalan dengan stabil hingga saat ini.

img_title IHSG Ditutup Menguat ke Level 6.046 pada 15 Juli 2026, Sejumlah Emiten Dominasi Perdagangan

Di Indonesia, berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia, indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup melemah 1,66 persen hari ini. Setelah seharian mengalami tekanan, IHSG akhirnya ditutup di posisi 6.478,5, atau merosot 111,132 poin. (asp)

Anomali IHSG dengan Bursa Asia-Pasifik dan Global

IHSG Akhir Pekan Ditutup Ambles 2,07 Persen ke Level 6.184, Saham Big Caps hingga Sektor LQ45 Kompak Tertekan

IHSG akhir pekan ini ditutup melemah 2,07 persen ke level 6.184 pada Jumat, 24 Juli 2026. Tekanan terjadi di mayoritas saham berkapitalisasi besar dan indeks LQ45.

img_title
VoxPop.co.id
24 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut