HSBC: Perusahaan Indonesia Paling Optimistis terhadap Prospek Bisnis

Aktivitas bongkar muat peti kemas di pelabuhan.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

VoxPop – Survei terbaru HSBC menyebutkan, perusahaan di Indonesia memiliki pandangan yang lebih optimistis ketimbang perusahaan lain di dunia, termasuk di wilayah Asia. Optimisme tersebut menyangkut prospek bisnis jangka pendek, menengah, dan panjang. 

img_title Kemenkeu: Pertumbuhan Ekonomi 2021 yang Dirilis BPS Sesuai Prediksi

Kondisi itu didasari oleh keyakinan bahwa sejumlah kebijakan ekonomi makro yang diambil pemerintah akan semakin memperkuat konsumsi domestik dan investasi. 

“Para pebisnis di Indonesia memperlihatkan rasa optimisme yang sangat besar, dengan tingkat kepercayaan diri yang jauh lebih tinggi dibanding perusahaan-perusahaan lain di seluruh dunia termasuk di wilayah Asia,” kata Anurag Saigal, deputi direktur Commercial Banking, PT Bank HSBC Indonesia, merujuk survei HSBC bertajuk 'Navigator: Now, Next and How' yang mengukur sentimen dan harapan dunia bisnis di 35 pasar di seluruh dunia, dikutip Selasa 5 November 2019. 

img_title BPS: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2021 Capai 3,69 Persen

Navigator merangkum hasil survei komprehensif terhadap 9.131 perusahaan dari enam wilayah berbeda. Ini merupakan bagian dari serangkaian laporan 'Navigator' yang dipublikasikan oleh HSBC untuk mengetahui sentimen dan melihat masalah-masalah yang dihadapi oleh perusahaan di seluruh dunia. 

Survei ini juga mencoba melihat rencana investasi para pebisnis, bagaimana mereka mengambil keputusan-keputusan penting, melakukan berbagai perubahan, serta mengembangkan bisnis. Sebanyak 150 perusahaan dari Indonesia menjadi bagian dari sampel penelitian ini.

img_title BI Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI 2022 Maksimal 5,5 Persen

HSBC menetapkan kriteria pengambilan sampel, yaitu perusahaan dengan omzet minimal US$1,75 juta dan batas korporasi sebesar US$16,5 juta. Responden merupakan para pengambil keputusan kunci dan mereka yang memiliki pengaruh signifikan dalam pengambilan keputusan di perusahaan.

Indonesia Pusat Perhatian

Temuan penting dari survei ini, di antaranya adalah lebih dari setengah perusahaan Indonesia yang disurvei termasuk dalam kategori 'Navigator'. Kondisi itu yang berarti mereka mengharapkan penjualan tumbuh 15 persen atau lebih pada tahun berikutnya. 

Responden Indonesia juga merasa percaya diri atas prospek bisnis masa depan mereka. Sembilan dari sepuluh perusahaan Indonesia optimistis tentang pertumbuhan, dibandingkan dengan setahun lalu.

"Optimisme di Indonesia berada di atas rata-rata Asia Pasifik, negara yang mendekati tingkat optimisme Indonesia adalah Bangladesh dengan 74 persen dan India dengan 72 persen," kata Anurag.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut