Kesalahan Finansial Ini Bisa Bikin Fresh Graduate Miskin

Ilustrasi anak kuliah.
Sumber :
  • http://www.indotopinfo.com/

VoxPop.co.id - Wisuda sudah di depan mata, sebentar lagi Anda akan menyandang gelar sarjana, bukannya senang, malah diliputi ketakutan. Sebab, tiba-tiba Anda berpikir bagaimana mencari uang untuk membiayai kebutuhan sendiri.

img_title Gen Z dan Lingkaran Pinjaman Online

Mulai dari membayar sewa tempat tinggal, mencari pekerjaan dan menyiapkan uang untuk biaya menikah. 

Kondisi semakin sulit karena kebanyakan fresh graduate kerap melakukan kesalahan dalam mengatur uang. Sekadar tips bagi Anda yang baru lulus, ini kesalahan yang paling sering dilakukan:
img_title Kesempatan Kuliah Bebas Biaya di Inggris
 
1. Tidak berani berutang
img_title Siasati Uang Kuliah yang Mahal dengan Cara Ini
 
Pengetahuan finansial yang buruk akan menghasilkan pemahaman yang keliru mengenai uang. Salah satunya adalah pemahaman bahwa utang adalah hal buruk. Bahkan, tidak semua utang dilarang perencana keuangan sekalipun.
 
Khususnya jenis utang yang mampu meningkatkan kesejahteraan di masa depan alias utang produktif. Utang jenis ini biasanya diperuntukkan buat modal usaha, rumah pertama atau pendidikan. 
 
Kebanyakan fresh graduate punya pemahaman ini. Maka, alih-alih menciptakan lapangan pekerjaan, para fresh graduate justru berbondong-bondong mencari lapangan kerja yang justru sedang sulit.
 
 
2. Kecanduan belanja
 
Belanja adalah kegiatan yang sangat menyenangkan. Apalagi barang yang dibeli berharga mahal. Jika dilakukan sesuai kewajaran, belanja tidak membuat orang menjadi miskin. 
 
Namun, jika belanja sudah menjadi kebiasaan hingga seseorang bisa menguras isi dompet untuk membeli barang yang tidak terlalu penting, maka belanja bisa membahayakan kesehatan finansial.
 
3. Telat berinvestasi
 
Pengetahuan finansial yang minim akan sangat merugikan. Anda jadi tidak tahu bagaimana mengelola uang dengan benar. Biasanya, para fresh graduate telat berinvestasi karena merasa belum cukup waktu dan penghasilan untuk memulai investasi. 
 
Ingat ya, investasi ini beda dengan tabungan, meski sama-sama memiliki tujuan finansial. Investasi bisa ditanamkan dalam banyak instrumen mulai dari emas, reksa dana, saham hingga properti. 
 
Jika Anda sudah berinvestasi, pastikan untuk menanamkan uang tidak hanya pada satu keranjang. Jangan ambil risiko dengan berjudi pada satu instrumen investasi.
 
Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut