Ini Gambaran Indahnya Hidup Tanpa Utang
Kamis, 4 Agustus 2016 - 08:07 WIB
Sumber :
- pixabay
VoxPop.co.id
- Bagi kebanyakan orang zaman sekarang, di mana godaan untuk berbelanja barang yang tidak perlu menjadi semakin sering, ditambah dengan penghasilan pas-pasan, membuat berhutang untuk meningkatkan taraf hidup dianggap sebagai hal yang biasa. Ini adalah pemikiran yang berbahaya.
Baca Juga
Tentu saja seseorang yang sudah kecanduan berhutang tidak mau begitu saja menyerahkan cara hidupnya demi suatu tujuan yang belum diketahui. Berikut ini beberapa keuntungan jika Anda tidak punya utang.
Baca Juga
Dengan adanya penjelasan ini, Anda dapat mempertimbangkan mana yang lebih menguntungkan.
1. Anda bebas untuk bekerja lebih sedikit
Seseorang bekerja sangat keras, mengapa? Tentu saja karena penghasilannya tidak cukup. Tidak ada seorangpun mau mengorbankan kualitas hidupnya demi menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan yang hanya sebatas menghabiskan sisa umur kita tanpa terasa.
Tapi kenapa ia melakukan itu? Mengapa penghasilannya tidak cukup, mengapa dia harus bekerja lembur setiap hari tanpa mempedulikan kesehatan? Banyak orang yang pada akhirnya jatuh sakit. Tentu saja kekuatan tubuh ada batasnya. Dan seringkali jatuh sakit ini terjadi secara tiba-tiba. Sayangi dirimu.
Sebagai contoh, sebutlah namanya Ani. Dia senantiasa menggunakan kartu kreditnya untuk membeli barang apapun,terutama yang didiskon. Penghasilannya sebagai pekerja pabrik tidak mencukupi. Dia lembur setiap malam.
Makin banyak utangnya, makin keras dia harus bekerja. Selain Ani, ada Dimas. Dia tidak menyukai pekerjaannya di kantor. Tetapi dia memaksakan diri karena memiliki cicilan rumah selama 15 tahun. Itu artinya dia harus bekerja untuk pekerjaan yang tidak disukainya selama 15 tahun.
Semua itu tidak terjadi jika Dimas dan Ani tidak berutang. Memang penghasilan Ani menjadi lebih sedikit, tetapi penghasilan itu dinikmatinya secara penuh tanpa terpotong oleh cicilan apapun.
Begitu pula dengan Dimas, dia dapat merintis pekerjaan lain yang disukainya sembari tetap bekerja di kantornya yang sekarang, dan ketika waktunya tiba, dia bebas berpindah tanpa peduli pekerjaan barunya tidak memberinya penghasilan sebesar penghasilan di kantornya yang lama.
Halaman Selanjutnya
