Komisi IV Akan Panggil Menteri Susi Soal Keluhan Nelayan

Nelayan
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Ampelsa

VoxPop.co.id – Komisi IV DPR RI rencananya akan memanggil Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terkait keluhan para nelayan akibat kebijakan-kebijakan pemerintah yang dianggap merugikan bukan malah menguntungkan dan mensejahterakan rakyat.

img_title HNSI Sebut Kebijakan Prabowo Turunkan Harga BBM Khusus Nelayan Ringankan Beban Operasional

"Pasti kita panggil, setiap ada pandangan masyarakat yang berkaitan dengan sangat merugikannya kebijakan pemerintah terhadap masyarakat, tentu itu kita akan verifikasi," kata Wakil Ketua Komisi IV Herman Khaeron disela audensi dengan Asosiasi-Asosiasi Perikanan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis 25 Februari 2016.

Ia menjelaskan, pihaknya akan melakukan verifikasi secara mendalam kepada Menteri KKP Susi Pudjiastuti yang selalu mengatakan dalam setiap pertemuan dengan dewan bahwa nelayan sejahtera.

img_title Prabowo Turunkan Harga BBM Kapal 30-200 GT jadi Rp15.000 per Liter

Tapi, justru, para nelayan merasa tidak sejahtera dengan kebijakan-kebijakan yang digulirkan pemerintah baik Peraturan Menteri (Permen) maupun Peraturan Presiden (PP) tentang hal-hal yang menyangkut perikanan.

"Kita ingin memverifikasi sejauh mana. Karena setiap pertemuan Bu Menteri bilang ada perkembangan, nelayan bergembira, nelayan senang, sumber daya melimpah. Tapi di sisi lain apa yang disampaikan oleh para stakeholder perikanan kita percis dengan tahun lalu," ujarnya.

img_title Siapkan Harga BBM Khusus Nelayan dan Pengusaha Perikanan, Airlangga Ungkap Penyebabnya

Bahkan, lanjut legislator dari Partai Demokrat ini, Bu Menteri selalu mengatakan perikanan kita naik, perikaan budidaya terutama rumput laut naik 10 persen. Kemudian bahkan jumlah tangkap yang diperbolehkan akan dinaikan pada posisi 7 juta ton dari 5,6 juta ton karena potensi dikita ada di posisi 9 juta ton.

Hal demikian, tambah Herman, yang akan diverifikasi Komisi IV. (rin)

Direktur Penyaluran Dana Sektor Hilir BPDP, Muhammad Alfansyah

Program B50 Butuh Rp 32,3 Triliun di 2026, BPDP Pastikan Kesiapan Anggaran

Alfansyah BPDP memastikan kesiapan anggaran pihaknya untuk mendanai program implementasi biodiesel 50 persen (B50) hingga subsidi solar bagi nelayan di tahun 2026 ini.

img_title
VoxPop.co.id
15 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut