Apa Anda Yakin Bisa Pensiun dengan Tenang?
Jika Anda memilih untuk mencairkan JHT saat memasuki usia pensiun, maka tarif pajak yang dikenakan hanyalah lima persen saja, tanpa mempedulikan nilai saldo JHT.
Sebelum usia pensiun, Anda dapat memilih untuk mengambil dana JHT 10 persen untuk keperluan persiapan pensiun atau 30 persen untuk biaya perumahan. Cara pencairan JHT beserta dokumen yang diperlukan dapat Anda periksa langsung di situs BPJS ketenagakerjaan.
Jika Anda memilih untuk mencairkan dana JHT sebelum usia pensiun, maka sebaiknya Anda gunakan dana tersebut untuk kegiatan yang produktif, seperti memulai usaha sendiri.
Strategi kedua, Anda perlu memetakan waktu untuk mengukur kapan Anda akan pensiun. Jika Anda mengikuti ketentuan usia pensiun normal di Indonesia (56 tahun), maka Anda perlu mengukur berapa sisa waktu Anda hingga usia pensiun tersebut. Sebagai contoh, jika usia Anda saat ini adalah 31 tahun, maka Anda masih memiliki waktu sebanyak 25 tahun untuk persiapan pensiun.
Jika Anda punya target pensiun lebih dini, maka Anda juga perlu mengukur sisa waktu yang diperlukan hingga mencapai usia pensiun dini. Pengukuran sisa waktu ini merupakan faktor krusial dalam membuat strategi pensiun yang baik, seperti yang terlihat pada strategi berikutnya.
Strategi ketiga adalah mengukur perkiraan jumlah dana yang akan Anda perlukan untuk menikmati sisa pensiun Anda. Untuk ini, Anda dapat menggunakan kalkulator finansial yang mudah ditemukan di internet, karena Anda perlu memperhitungkan faktor inflasi saat mengukur biaya hidup saat pensiun kelak.
Oleh karena itu, sisa waktu yang diperlukan mencapai masa pensiun memegang peranan penting dalam perencanaan pensiun Anda.
Berdasarkan ketiga strategi ini, Anda perlu menetapkan berapa perkiraan dana yang akan Anda perlukan. Jika ini dilakukan, maka Anda dapat mengambil tindakan yang sesuai untuk mencapai target biaya pensiun.
Contohnya, berdasarkan kalkulator finansial, biaya hidup yang Anda perlukan adalah Rp1 Miliar untuk hari tua kelak. Anda masih memiliki sisa waktu sebanyak 25 tahun untuk mengumpulkan Rp1 Miliar saat mencapai usia pensiun.
Langkah apa yang perlu Anda lakukan untuk mengumpulkan uang sebanyak itu?
