Pasar Perumahan Nasional Butuh Relaksasi Kebijakan
- VoxPopnews/Muhamad Solihin
Ali menilai, untuk segmen atas bisa juga diperketat, karena pada dasarnya yang terjadi aksi spekulasi besar-besaran ada di segmen atas, meskipun tidak dapat dipungkiri bahwa di segmen atas pula dapat memberikan dampak bagi pergerakan pasar perumahan pada umumnya.
"Satu lagi hal dirasakan mengganggu cash flow para pengembang menengah sampai bawah adalah kebijakan KPR inden yang mengharuskan pengembang menjual rumah yang sudah jadi," ujarnya.
Dia berharap, Bank Indonesia dapat menjadi stimulus dalam menggerakkan pasar perumahan. Tentunya, relaksasi kebijakan ini bisa dibuat sementara sampai pasar telah pulih sepenuhnya.
“Dengan kondisi pasar perumahan saat ini, bukan waktunya untuk menekan sektor perumahan dengan aturan yang ketat. Pada saatnya nanti Bank Indonesia pun dapat kembali memperketat aturan ketika pasar sudah pulih,” jelas Ali.
(ren)
