Ini 7 Perusahaan Korsel yang Investasi di Indonesia

Presiden Joko Widodo.
Sumber :
  • Twitter @jokowi

VoxPop.co.id – Mengawali kunjungan Presiden Joko Widodo ke Korea Selatan (Korsel) kesepakatan bisnis senilai US$18 miliar atau setara dengan Rp250 triliun dengan asumsi kurs APBN Rp13.900 berhasil dicapai. 

img_title Harga Pertamax Turun, Pemerintah Dinilai Jaga Keseimbangan Energi dan Investasi

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Franky Sibarani, menyatakan kesepakatan bisnis tersebut terdiri dari pernyataan komitmen investasi dari tujuh perusahaan Korsel senilai US$15,8 miliar dan empat  MoU yang ditandatangani antara perusahaan Korsel dan Indonesia senilai US$2,2 miliar.

Dari keterangan tertulis yang diterima VoxPop.co.id, Senin 16 Mei 2016, perusahaan yang mengumumkan  komitmen investasinya di Indonesia adalah sebagai berikut:

img_title Purbaya Pede Ekonomi Sepanjang 2026 Bakal Tumbuh hingga 6 Persen, Begini Strateginya

1. KOGAS: komitmen investasi di bidang infrastruktur gas senilai US$10 miliar (sudah termasuk MoU Kogas dengan PDPDE Sumatera Selatan senilai US$600 juta)

2. Lotte Chemical: komitmen investasi di sektor petrokimia US$4 miliar;

img_title IHSG Dibuka Menghijau Siap Uji Resistance, Wall Street dan Bursa Asia Kompak Menguat

3. CJ Group: komitmen investasi di sektor industri pakan ternak dan perfilman senilai US$ 2,1 miliar;

4. Komipo dan PT Mega Bali Energi untuk proyek waste to energy dengan nilai investasi US$140 juta

5. Daewoong Pharmaceutical: komitmen investasi di sektor industri bahan baku bio farmasi senilai US$ 100 juta

6. Parkland: komitmen investasi untuk industri sepatu dengan nilai investasi US$83,5 juta;

7. Posco: industri baja tahap II untuk peningkatan produksi hingga 10 juta ton.

Sedangkan empat MoU yang ditandatangani perusahaan Korsel dan Indonesia di bidang  investasi adalah: 

1. KOGAS dan Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi (PDPDE) Sumatera Selatan, untuk pembangunan jalur gas dari Tanjung Api-Api ke Pulau Bangka sebesar US$600 juta

2. KORBI dan PT Coffindo untuk pengembangan pembangkit listrik tenaga surya dengan nilai investasi US$100 juta.

3. Komipo, Posco Engineering dan PT Sulindo Putra Timur, untuk proyek hydro power di Sulawesi Tenggara dengan nilai investasi US$230 juta;

4. Komipo, Samtan, PT Indika Multi Energi Internasional dan Marubeni, untuk perluasan ketiga pembangkit listrik di Cirebon dengan nilai investasi US$1,27 miliar.

Tuntun Sekuritas Indonesia

Transformasi dan Inovasi Teknologi Makin Pesat, Investasi Modern Lewat AI & Riset Jadi Tren Baru

Tuntun Sekuritas Indonesia dorong peningkatan literasi pasar modal, soal pemanfaatan teknologi, riset & artificial intelligence (AI) dalam pengambilan keputusan investasi

img_title
VoxPop.co.id
4 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut