Macho Lewat Terapi Hormon
- Instagram.com/ivan_gunawan
Proses terapi yang dijalaninya dipantau khusus seorang dokter. Berat badannya pun turun secara bertahap seiring metabolisme tubuhnya yang kian membaik.
Dan sejauh ini, ia mengaku puas karena terapi hormon yang dijalaninya membuat ia lebih peduli dan memperhatikan secara berjala tekanan dan gula darahnya.
Soal biaya yang telah dikeluarkan demi investasi kegantengannya, Igun menolak membeberkan. Yang pasti, kata dia, terapi dilakukan oleh dokter, karena selain jelas keahliannya, harganya pun lebih masuk akal.
Terapi hormon juga dilakoni Adri Prastowo. Karyawan swasta beranak satu ini mengaku rutin mengonsumsi vitamin B7 dan vitamin H sejak setahun terakhir. Dari pengalamannya, perubahan mulai tampak sejak tiga bulan paskaterapi.
Perubahan paling nyata adalah tumbuhnya rambut di bagian tubuh. Padahal sebelum terapi, Adri termasuk cowok klimis. "Selain jenggot, brewok, rambut di kepala juga tambah gondrong, di tangan juga tumbuh rambut-rambut halus," katanya.
Namun Adri mengingatkan bahwa terapi hormon yang dia lakoni memiliki efek lain. Selain tubuhnya yang mulai berisi, libidonya juga meningkat drastis. Sejak menjalani terapi ini, bobot tubuhnya naik hingga 10 kg. "Libido juga tinggi," ucap Adri.
Berbeda dengan Ivan yang dipantau dokter khusus, Adri menjalani terapi berdasarkan informasi yang didapat dari hasil pencariannya di internet. Vitamin ia dapatkan dari toko online.
Untuk semua perubahan ini, dalam sebulan Adri mengeluarkan biaya sekitar Rp300 ribu. "Langsung habis sebulan, bulan depan ya beli lagi," ujar Adri yang mengaku puas dengan penampilan barunya.
Ditambah lagi terapi hormon yang dilakoninya mendapat dukungan penuh sang istri. "Makin macho katanya. Keluarga juga bilang saya lebih laki-laki," ucapnya.
Pandangan Medis
Dokter ahli terapi hormon, dr Heru Oentoeng SpAnd angkat bicara soal terapi hormon yang kini marak, dan di antaranya dilakukan Igun. Dalam pandangan medisnya, Heru berpendapat, terapi hormon yang dijalani Ivan Gunawan hanya sebatas untuk menambah kepercayaan dirinya sebagai seorang laki-laki sejati.
Karena itu, menurut dia, langkah Ivan memilih terapi hormon untuk menumbuhkan kembali rambut atau bulu di bagian wajahnya agar tampak garang dan macho sah-sah saja.
