Drone Bawah Laut Mahasiswa UI Siap Bikin Indonesia Mendunia
- VoxPop.co.id/Bayu Januar
Zulfiah menuturkan, robot buatannya yaitu Makara-06 merupakan drone pertama menggunakan konsep hibrid yaitu Remotely Operated Vehicle (ROV) dan Autonomous Underwater Vehicle (AUV).
Zulfiah mengatakan, keunggulan Makara-06 ini punya kemampuan merekam gambar, video serta deteksi bentuk di bawah laut. Selain itu, Makara-06 punya kemampuan sensor mengolah citra. Makara-06 dirancang bisa bertahan selama 4 jam di bawah air pada kedalaman hingga 100 meter.
“Makara-06 dan Makara-05 dirancang untuk misi yang spesifik, yaitu sebagai pengganti kerja manusia di permukaan maupun dalam air guna menunjang aktivitas di bidang seperti keamanan, penelitian bawah laut, serta penanganan bencana, sehingga bermanfaat untuk negeri kita sendiri, robot ini dibuat untuk menjangkau tempat yang manusia tidak bisa jangkau,” ujar Zulfah.
Untuk purwarupa perdana, Zulfiah mengungkapkan, timnya menghabiskan dana Rp60 juta."Ini biaya dari berbagai perubahan yang lebih baik," katanya.
Dia pun mengaku siap dan akan membuat bangga bangsa ini agar robot buatan karya anak bangsa bisa dikenal dunia.
Untuk diketahui, Tim Autonomous Marine Vehicle Universitas Indonesia adalah pemenang pertama program dari Tanoto Foundation Research Award (TSRA), sebuah program tahunan yang diselenggarakan oleh Tanoto Foundation untuk mendorong para peneliti muda melakukan penelitian yang aplikatif dalam berbagai bidang.
Dewan Juri Tanoto Student Research Award menilai Makara 06 merupakan sebuah inovasi yang berpotensi membantu pemanfaatan sumber daya maritim Indonesia.
"Sebagai bentuk apresiasi kami kepada para peneliti muda indonesia, Tanoto Foundation mendukung keberangkatan para mahasiswa UI ini berlaga di Kompetisi RoboBoat. Tentu saja kami berharap keikutsertaan tim UI hasil temuan memberikan hasil yang membanggakan untuk Indonesia. Tak kalah pentingnya, karya anak-anak muda dari Universitas Indonesia kami harapkan dapat menginspirasi tampilnya peneliti peneliti muda Indonesia dari berbagai perguruan Tinggi," ujar Sihol Aritonang, Ketua Pengurus Tanoto Foundation.
Karya Tim Autonomous Marine Vehicle UI ini hanyalah salah satu dari penelitian-penelitian mahasiswa yang mendapat dukungan Dari Tanoto Foundation.
Sejak 2007, Tanoto Foundation sudah mendukung 303 Penelitian mahasiswa yang berasal dari lima Perguruan Tinggi Mitra, yaitu Institut Teknologi Bandung, Institut Pertanian Bogor, Universitas Hasanuddin, Universitas Sumatera Utara, dan Universitas Indonesia.
