5 Fakta Haeil, Drone Bawah Laut Mengerikan Korut yang Bisa Sebabkan Tsunami Radioaktif

VoxPop Militer: Drone nuklir bawah laut milik Rusia
Sumber :
  • Russia Beyond

VoxPop Dunia – Belum lama ini Korea Utara telah menguji drone serangan bawah air berkemampuan nuklir baru yang dapat menghasilkan tsunami radioaktif, demikian dilaporkan media pemerintah Korea selatan pada Jumat, 24 Maret 2023.

img_title Timur Tengah Memanas! Drone dari Irak Hantam Arab Saudi, PM Ali Al Zaidi Minta Investigasi

Berikut deretan fakta drone bawah laut Korut dan beserta ulasannya yang VoxPop rangkum dari berbagai sumber:

VoxPop Militer: Drone Nuklir Bawah Laut Rusia, Poseidon

Photo :
  • Defence Talk
img_title Fantastis! Final Piala Dunia 2026 Ditonton Lebih dari 62 Juta Orang, Rekornya Bikin FIFA Tersenyum

1. Uji Coba Drone Bawah Laut Dilakukan saat Pyongyang Kecam Latihan Bersama Korsel dan Amerika

Uji coba itu digelar saat Pyongyang mengecam latihan militer bersama oleh Korea Selatan dan Amerika Serikat (AS).

img_title Ratusan Atlet Diaspora Ramaikan Indonesian American Games 2026 di Amerika Serikat

Menurut laporan kantor berita KCNA, selama latihan, pesawat tak berawak Korea Utara yang baru meluncur di bawah air pada kedalaman 80 hingga 150 meter selama lebih dari 59 jam, dan meledak di perairan lepas pantai timurnya pada Kamis, 23 Maret 2023 lalu.

2. Penyebab Drone Bawah Laut Korut Dijuluki Haeil

Dijuluki "Haeil" atau tsunami, sistem drone dimaksudkan untuk serangan diam-diam di perairan musuh dan menghancurkan kelompok penyerang angkatan laut, dan pelabuhan operasional utama dengan membuat gelombang radioaktif skala super melalui ledakan bawah air, kata KCNA.

"Drone serangan bawah air nuklir ini dapat dikerahkan di pantai dan pelabuhan mana pun atau ditarik oleh permukaan kapal untuk operasi," kata kantor berita itu, sebagaimana dilansir Reuters, seraya menambahkan bahwa uji coba itu diawasi oleh pemimpin Kim Jong-un.

3. Korut Kembangkan Hulu Ledak Nuklir

VoxPop Militer: Drone Nuklir Bawah Laut Rusia, Poseidon

Photo :
  • Defence Talk

Pyongyang telah lama marah pada latihan yang dilakukan oleh pasukan Korea Selatan dan AS, dengan mengatakan bahwa mereka sedang mempersiapkan invasi ke Korea Utara. Sementara itu Korea Selatan dan AS mengatakan latihan itu murni defensif dan menghukum tes tersebut sebagai destabilisasi dan sanksi-sanksi PBB.

Presiden RI Prabowo Subianto

Cerita Prabowo Diminta Presiden Korsel Buka Jalur Dialog dengan Korut

Menurut Prabowo, permintaan tersebut mencerminkan kepercayaan dunia terhadap Indonesia sebagai negara yang konsisten menjalankan politik luar negeri bebas aktif.

img_title
VoxPop.co.id
1 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut