Ketua Komnas HAM, M.Imdadun Rahmat

Kasus Tragedi 1965 Harus Diselesaikan

Imdadun Rahmat
Sumber :
  • Antara/ Ismar Patrizki

Artinya pembuktiannya susah?

img_title Dilarang, DKJ Tetap Gelar Pembacaan Drama Album Keluarga

Bukan susah, tapi tidak gampang. Perlu kerja ekstra keras. Diperlukan political will yang bulat dari negara. Tanpa itu akan sulit sekali untuk menghadirkan pembuktian seperti itu.

Bagaimana nasib berkas hasil penyelidikan Komnas HAM terkait kasus '65?

img_title DKJ Akan Museumkan Surat Larangan Drama Album Keluarga

Masih di Kejaksaan Agung.

Apa hasil pertemuan terakhir antara Kejaksaan Agung dengan Komnas HAM?

img_title Pembacaan Naskah Drama Dilarang Polisi, Komnas HAM Protes

Kesepakatan mencari penengah yaitu tiga ahli yang akan dimintai pandangan atau pendapat ilmiah terkait perbedaan pendapat antara Komnas HAM dan Kejaksaan Agung selama ini.

Bagaimana Anda melihat komitmen pemerintah terkait penuntasan kasus '65?

Menteri-menteri yang lain oke. Hanya Menteri Pertahanan yang nggak oke.

Menurut Anda apa yang harus dilakukan pemerintah untuk menuntaskan kasus ini?

Kita berharap konsep Komnas menjadi alternatif dari roadmap pemerintah. Dan kita berharap ada lembaga di bawah Presiden apakah itu namanya komite atau apapun untuk menjalankan tanggung jawab penyelesaian upaya rekonsiliasi ini.

Artinya Presiden membentuk tim khusus untuk menyelesaikan kasus ‘65?

Iya

Menurut Anda apa yang menyebabkan persoalan ini sangat sulit diselesaikan?

Masih hidupnya dendam sejarah dan sangat masuk akal kalau kita lihat kerasnya benturan saat itu. Kedua, kekhawatiran dari pihak-pihak yang terindikasikan sebagai pelaku akan mengalami kerugian dari sisi nama baik dan dari sisi politik. Saya melihat teman-teman tentara akan merasa dirugikan dengan rekonsiliasi ini karena akan mengikis legitimasi.

Penyelesaian kasus pelanggaran HAM berat masuk dalam Nawacita Jokowi. Sejauh ini bagaimana Komnas HAM melihat komitmen Jokowi?

Dia lebih baik dari pada Presiden sebelumnya.

Apa buktinya?

Presiden sebelumnya tidak pernah mau hadir dalam acara peringatan Hari HAM Internasional, Jokowi mau datang. Presiden sebelumnya belum pernah memasukan penyelesaian pelanggaran HAM dalam program dan janji kampanyenya, Jokowi melakukan itu dalam Nawacitanya. Nawacita adalah bagian dari komitmen politik.

Anda yakin Jokowi akan memenuhi janji-janjinya?

Iya. Dia berusaha memenuhi janjinya. Soal dia masih berfikir soal cara, kita harus menghormati cara yang diambil.

(ren)

Kantung jenazah. (Ilustrasi)

Ungkap Kejanggalan, Makam Siyono Akan Dibongkar

Jenazah Siyono akan diautopsi

img_title
VoxPop.co.id
30 Maret 2016
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut