Panja Karhutla: Ada Mafia Dibalik Kebakaran Hutan

Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Masinton Pasaribu.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

VoxPop.co.id – Panitia Kerja Kebakaran Hutan dan Lahan DPR RI menduga ada kekuatan besar seperti mafia di balik musibah tahunan kebakaran hutan dan lahan di Sumatera, terutama di Provinsi Riau, Kalimantan, serta daerah lainnya di Indonesia.

img_title 77,11 Hektare Lahan di Palangka Raya Terbakar dalam 10 Bulan, BPBD Ingatkan Kejadian Tahun 2015

Dugaan kuat ini disampaikan Masinton Pasaribu, Anggota Panitia Kerja Kebakaran Hutan dan Lahan dari Fraksi PDI Perjuangan, dalam rapat dengan pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPR) Provinsi Riau di kompleks parlemen di Jakarta, Selasa 20 September 2016.

Masinton menegaskan, negara tidak boleh kalah dengan korporasi dan tidak boleh ada perusahaan mengambil keuntungan di atas penderitaan rakyat.

img_title Cara Irjen Dedi Agar Anak Buahnya Cepat Cegah Karhutla di Kalteng

"Tentu ada kekuatan besar selama ini melakukan pembakaran hutan dan lahan. Kekuatan besar ini, menurut saya, harus kita bongkar. DPR harus mengungkap ini semua. Praktek ketidakadilan berlangsung bertahun-tahun ini harus kita hentikan," ujar Masinton.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau Noviwaldy Jusman juga memiliki kecurigaan serupa. Noviwaldy Jusman menambahkan pihaknya sangat terkejut dengan terbitnya SP3 (Surat perintah Penghentian Penyidikan) terhadap 15 perusahaan telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kepolisian Daerah Riau.

img_title Polri Sebut Kasus Kebakaran Hutan dan Lahan Turun

"Itu sedang kami cari tapi kewenangan daerah sangat terbatas. Dengan adanya Panja ini kami berharap besar untuk membongkar sebuah hal lebih besar. Pangdam bagus, dan rem cukup bagus, Kapolda cukup bagus, tapi kenapa tiba-tiba jadi berubah. Ada kekuatan di belakangnya yang kita tahu tapi tak nampak," ujar Noviwaldy Jusman. (webtorial)

Kebakaran Hutan di Riau

Satgas Kebakaran Hutan Resmi Dibubarkan

Satgas Karhutla dibentuk karena situasi kebakaran hutan masif dan mengganggu masyarakat, sejak dua pekan lalu dibubarkan

img_title
VoxPop.co.id
13 Oktober 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut