Meski Industri Gula Lesu, Laba RNI Naik 258 Persen

Gedung PT Phapros Tbk
Sumber :
  • Istimewa

VoxPop.co.id – Badan Usaha Milik Negara yang bergerak di bidang agro industri, farmasi dan alat kesehatan, serta perdagangan dan distribusi, PT Rajawali Nusantara Indonesia mencatat kemajuan laba konsolidasi pada 2016, sebesar 258 persen dari tahun sebelumnya, atau dari laba senilai Rp69 miliar menjadi Rp247 miliar.

img_title Pendapatan Chandra Asri Pacfic Melonjak 237,7 Persen Semester I-2025 Gegara Hal Ini

"Pada tahun buku 2016, RNI meraih kinerja yang lebih baik dengan mencapai laba konsolidasi Rp247 miliar," kata Didik di Kantor RNI Jakarta pada Selasa, 14 Maret 2017.

Direktur PT RNI Didik Prasetyo menyebutkan, kontribusi laba tersebut disokong dari beberapa sektor yang mengalami peningkatan, di antaranya, yaitu sektor farmasi dan alat kesehatan sebesar Rp108 miliar (setelah pajak), dari sebelumnya Rp83 miliar.

img_title Semester I-2025, TBS Energi Catat Pendapatan Senilai US$172,2 Juta

Lalu, sektor perdagangan yang sebesar Rp42 miliar dari tahun sebelumnya sebesar Rp22 miliar. Sementara itu, untuk sektor industri gula mengalami penurunan laba dari sebelumnya berada di angka Rp209 miliar, turun menjadi Rp98 miliar.

"Pertumbuhan kinerja ketiga sektor tersebut mampu menutup pencapaian sektor perkebunan yang masih minus Rp94 miliar," kata Didik. 

img_title Energi Mega Persada Bukukan Laba Bersih US$75 Juta pada 2024

Sementara itu, nilai asetnya pada 2016 tersebut tercatat naik menjadi sebesar Rp10,5 triliun, atau naik 54 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp6,8 triliun. (asp)

[dok. Humas PT Intraco Penta Tbk (INTA)]

Intraco Penta Catat Pendapatan Usaha Rp476 Miliar pada Semester I-2025

Capaian tersebut tumbuh 1,5 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp469 miliar.

img_title
VoxPop.co.id
22 September 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut