Jokowi Ajak Qatar Investasi Lebih Banyak di Indonesia

Presiden Jokowi dan Emir Qatar di Istana Bogor.
Sumber :
  • Agus Rahmat/VoxPop.co.id

VoxPop – Presiden Joko Widodo, menyambut baik kedatangan Emir Qatar, Tamim bin Hamad Al Thani ke Indonesia. Ini adalah kunjungan pertama Emir negeri kaya minyak tersebut dalam kurun waktu 41 tahun hubungan diplomatik kedua negara.

img_title Pacu Ekonomi hingga Akhir Tahun, Airlangga Bakal Geber Investasi dan Pariwisata di Kuartal III-2026

Dua bidang yang menjadi pembahasan, yakni infrastruktur dan turis. Kerja sama akan dipererat antara kedua negara, apalagi Emir Qatar datang membawa banyak delegasi bisnis.

Presiden Jokowi mengatakan, investasi Qatar di Indonesia tercatat tidak sedikit. Sehingga, Indonesia terus mengajak para pengusaha Qatar untuk meningkatkan investasinya. "Indonesia akan terus mengajak Qatar untuk berinvestasi mengundang Qatar untuk meningkatkan investasinya di Indonesia," ujar Presiden Jokowi, dalam keterangan pers, di Istana Bogor, Rabu 18 Oktober 2017.

img_title Rampungkan Sekolah Rakyat di Soreang, Brantas Abipraya Pastikan Infrastruktur Berkualitas

Jokowi menyebutkan, sejumlah proyek besar investor Qatar di Tanah Air saat ini, yaitu Nebras Power di PT Payton Energy dengan nilai investasi sebesar US$1,3 miliar atau setara Rp17,5 triliun (kurs Rp13,511 per dolar AS)

Lalu ada juga, lanjut Jokowi, dengan PT Pembangkit Jawa Bali, untuk pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Sumbagut 134. Proyek ini bernilai investasi US$1 miliar.

img_title Bank Indonesia Proyeksikan Ekonomi RI Tetap Tumbuh hingga 5,7 Persen pada 2026 Meski Kuartal II Melambat

Di kesempatan ini juga, Presiden Jokowi menitipkan agar Emir Qatar menjaga keberadaan warga negara Indonesia yang bekerja di sana. Karena para WNI itu juga turut membantu dalam pembangunan negara tersebut. "Saya juga menitipkan pada paduka Yang Mulia Emir Al Thani sekitar 43 ribu WNI di sana yang turut berkontribusi bagi pembangunan di Qatar," katanya.

Kunjungan Emir Qatar ini juga ditandai dengan penandatanganan Memorandung of Understanding dalam lima bidang. Yakni sidang komisi bersama, transportasi udara, pendidikan, pemuda dan olahraga, serta kesehatan. "Kita juga sepakat memperkuat kerja sama dan menjaga persatuan umat guna menghadapi berbagai tantangan yang ada secara bersama." (mus) 

Presiden Prabowo Subianto

Prabowo Mau Bangun Sekolah dengan Kurikulum Internasional, Bakal Siapkan Investasi Besar

Presiden Prabowo Subianto menegaskan, pemerintah akan menggelontorkan investasi besar di sektor pendidikan sebagai strategi jangka panjang untuk mencetak SDM kelas dunia.

img_title
VoxPop.co.id
6 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut