Sri Mulyani Akan Permanenkan WFH di Kementerian Keuangan

Menkeu Sri Mulyani (tengah) berbincang dengan Presiden Joko Widodo (kiri). (Foto ilustrasi)
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

VoxPop – Kementerian Keuangan akan permanen melaksanakan pola bekerja dari rumah atau work from home (WFH). Transformasi tersebut dilakukan karena pemanfaatan teknologi selama pandemi COVID-19 dianggap efektif meningkatkan kinerja.

img_title Asah Pengalaman, Siswa Jago IT asal Indonesia Keliling Tiga Negara untuk Mengajar

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, masa pandemi harus dijadikan momentum untuk melakukan berbagai bentuk perubahan, khususnya proses bisnis dalam bekerja. Salah satunya dengan memanfaatkan teknologi.

Pemanfaatan teknologi menurut dia dapat diarahkan untuk meningkatkan produktivitas. Caranya adalah dengan mengurangi waktu perjalanan ke kantor atau dengan bekerja dan rapat secara daring atau online.

img_title Genjot SDM di Sumatera, BINUS University Luncurkan Kampus Baru di Medan

“Sekarang kita akan membuat pola work from home untuk permanen. Kita sedang merumuskan pola flexible working space juga. Intinya kami akan menghilangkan proses bisnis yang tidak efektif dan ini harus bisa kita lakukan saat ini juga, saat ada krisis,” kata dia dikutip dari keterangan tertulis, Kamis, 9 Juli 2020.

Baca juga: Heboh Petugas Kebersihan Stasiun Bojong Gede Temukan Uang Rp500 Juta

img_title Santri IT asal Bogor Ajarkan Membuat Game kepada Pelajar di Mesir

Menyadari efektifnya teknologi dalam menjembatani interaksi dan kolaborasi berjarak di dalam organisasi Kementerian Keuangan sendiri, Sri mengaku telah membentuk sebuah gugus tugas atau task force untuk melakukan transformasi.

Teknologi, lanjut dia, juga dapat menyelamatkan sebagian ekonomi dengan melakukan konversi pola perdagangan dari yang semula offline ke online atau memanfaatkan Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE), yang juga berpotensi dapat menyumbang tax revenue atau pendapatan pajak.

Teknologi, menurut Sri juga dapat membantu mengurangi korban pandemi, misalnya teknologi ventilator untuk kuratif, vaksin untuk preventif, aplikasi dokter online, dan sebagainya. Teknologi juga dapat membantu pelaksanaan pendidikan yang terhambat pandemi, dengan belajar secara aman dari rumah dengan teknologi, komunikasi dan informasi.

"Teknologi bisa bantu kita. Reformasi di bidang kesehatan dan pendidikan di Indonesia akan bergantung pada penggunaan teknologi. Sekarang saya transfer uang langsung ke sekolah atau puskesmas, mereka bisa menggunakan anggarannya menggunakan aplikasi," ungkap Sri.

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Perdagangan Internasional, Benardino M. Vega (kedua dari kiri) bersama Wakil Ketua Umum Kadin Estonia, Oliver Vaartnou (kedua dari kanan), menunjukkan naskah MoU yang baru saja ditandatangani.

Kadin Ungkap RI dan Estonia Bakal Jalin Kerja Sama Bidang IT hingga Digitalisasi, Begini Rencananya

kerja sama Kadin Indonesia dan Kamar Dagang Estonia ini merupakan langkah awal dari masing-masing pemerintah yang akan segera dikembangkan ke dalam bentuk kerja sama B2B.

img_title
VoxPop.co.id
22 April 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut