Wapres Ma'ruf Tegaskan Pandemi Corona Peluang Emas Bisnis Produk Halal

Ilustrasi produk dan logo halal.
Sumber :
  • Official MIHAS

VoxPop – Wakil Presiden Ma'ruf Amin menegaskan, pemberlakuan tatanan baru atau new normal di masa pandemi COVID-19 saat ini, sebenarnya telah membuka peluang baru bagi pengembangan produk-produk halal di dalam negeri.

img_title Ekonomi Syariah Jadi Jalan Ibu Prasejahtera Naik Kelas

Apalagi, jika hal itu dibarengi dengan upaya menjaga mutu dan kualitas dari produk-produk halal produksi dalam negeri tersebut. Khususnya dari aspek kesehatan dan higienitas.

"Dari sisi produk, dalam pemberlakuan tatanan baru, aspek kesehatan dan higienitas itu jadi hal mutlak," kata Ma'ruf dalam telekonferensi, Jumat 7 Agustus 2020.

img_title ISEF 2025 Catat Transaksi hingga Rp3,1 Triliun, BI Pede RI Bakal Jadi Pusat Gravitasi Ekonomi Syariah Dunia

Baca juga: Facebook, Tiktok hingga Apple Jadi Agen Pemerintah Pungut Pajak 10%

"Sesungguhnya hal itu juga memberikan peluang besar bagi produk-produk halal di dalam negeri," ucap Wapres.

img_title Anindya Bakrie: Peru Bakal Belajar Pengembangan dan Sertifikasi Produk Halal dari RI

Ma'ruf berpendapat, produk-produk halal tersebut saat ini harus bisa menjadi pilihan rasional bagi seluruh masyarakat di berbagai kalangan. 

Apalagi, tak cukup hanya menjadi sekadar halal, aspek kesehatan, kualitas, rasa yang enak, higienis, dan bergizi, tetap harus menjadi fokus utama dari kehalalan sebuah produk.

"Karena makanan halal (misalnya di layanan) GoFood dan produk-produk halal lainnya, itu jadi pilihan konsumen selama masa pandemi ini. Sehingga menjadi peluang baru," ujar Ma'ruf.

Karenanya, Ma'ruf pun menekankan kepada para pelaku usaha atau pelaku ekonomi dan keuangan syariah, harus ikut beradaptasi di masa pandemi COVID-19.

Dengan cara itulah, mereka akan bisa bertahan. Melalui proses adaptasi pada perubahan-perubahan yang cukup signifikan terjadi di masa sekarang ini.

"Adaptasi itu kunci bagi kita untuk survive. Karena itu, saat ini saya minta kepada para pelaku ekonomi dan keuangan syariah, untuk beradaptasi mengikuti perubahan yang tengah terjadi agar tidak tertinggal," tutur Wapres. (art)

Dedi Mulyadi - Erwan Setiawan

Masuk Tiga Besar Ekonomi Syariah, Jabar Incar Juara Umum Adinata Syariah 2026

Masuk 3 Besar Ekonomi Syariah, Jabar optimistis kembali menjadi juara umum Anugerah Adinata Syariah 2026 lewat penguatan industri halal hingga ekonomi pesantren

img_title
VoxPop.co.id
25 Mei 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut