Ini Golongan Warga yang Dapat Pulsa Internet Rp200 Ribu

Menteri Keuangan Sri Mulyani.
Sumber :
  • vstory

VoxPop – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melalui Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 394 Tahun 2020 memberikan jatah paket data internet atau komunikasi bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun pejabatnya, mahasiswa hingga masyarakat. 

img_title BTN Jadi Penyalur KPR Subsidi Terbanyak, Menteri Ara Kasih Apresiasi

Untuk kalangan pejabat PNS setingkat eselon I dan II dijatahkan Rp400 ribu per bulan, setingkat eselon III ke bawah Rp200 ribu dan masyarakat maupun mahasiswa paling tinggi sebesar Rp150 ribu per orang per bulan mulai 31 Agustus 2020 hingga 31 Desember 2020.

Akan tetapi tidak semua masyarakat Indonesia dijatahkan mendapat pulsa internet senominal tersebut. Sebab, hanya masyarakat yang terlibat langsung dalam kegiatan pemerintah di masing-masing kementerian atau lembaga yang bisa mendapatkan. 

img_title Milenial dan Gen Z Banyak yang Ambil Rumah Subsidi, BP Tapera Ungkap Alasannya

Baca juga: Sri Mulyani Kasih Pulsa Internet Mahasiswa, Bagaimana Pelajar Lainnya

"Yang dimaksud masyarakat pada diktum (ketiga) tersebut adalah mereka yang terlibat pada kegiatan pemerintah," kata Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan, Rahayu Puspasari saat dikonfirmasi, Rabu, 2 September 2020.

img_title BGN Ultimatum Dapur MBG: Ngeyel Masak Pakai Minyakita-Gas Melon, Kita Tutup!

Rahayu menegaskan, sesuai ketentuan KMK tersebut, paket data diberikan menggunakan anggaran yang ada di masing-masing kementerian atau lembaga (K/L). Karenanya, pulsa internet bagi masyarakat yang dimaksud akan diberikan oleh Kuasa Pengguna Anggaran (KPA).

"Yang menurut KPA perlu diberikan support biaya komunikasi. Misalnya, sosialisasi daring pada kelompok masyarakat bawah," tutur Rahayu. 

Nantinya, pengguna anggaran atau KPA pada masing-masing K/L diharuskan melakukan pengendalian dan pengawasan terhadap pemberian biaya paket data dan komunikasi sesuai ketentuan perundang-undangan. Biaya paket data pun diberikan sesuai kebutuhan. (art)

Kepala BRIN, Arif Satria

BRIN Klaim Teknologi ANG Bisa Hemat Subsidi LPG hingga Rp26 Triliun per Tahun

Kepala BRIN Arief Satria menyebut teknologi ANG yang dikembangkan lembaga tersebut berpotensi menghemat beban subsidi LPG hingga sekitar Rp26 triliun per tahun.

img_title
VoxPop.co.id
6 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut