Menko Airlangga Tegaskan RI Akan Jadi Contoh Pembangunan Berkelanjutan

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto
Sumber :
  • Istimewa

VoxPop – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan, Indonesia bertekad untuk menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga keseimbangan antara perlindungan lingkungan dan pembangunan ekonomi. Hal tersebut dalam rangka mencapai pembangunan yang berkelanjutan di masa depan.

img_title Airlangga Prediksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2-5,4 Persen di Kuartal II 2026, Bantah Ada Perlambatan

Hal itu disampaikan Airlangga ketiga ewakili dalam forum dialog Forest, Agriculture and Commodity Trade (FACT). Dalam kesempatan itu Indonesia memimpin sebagai co-chair bersama dengan Inggris, selaku tuan rumah KTT Perubahan Iklim COP26. 

Forum ini diketahui merupakan salah satu side event yang akan diselenggarakan sepanjang tahun dalam rangkaian kegiatan menuju Sidang Perubahan Iklim COP26. Yang, agenda puncaknya akan diadakan pada bulan November di Glasgow, Inggris. 

img_title Bappenas Pastikan Dana Pemerintah Masih Aman Hadapi Dampak El Nino, Fokus pada Penanganan Mendesak

Pertemuan awal pejabat negara setingkat menteri (First ministerial roundtable) dari 26 negara telah dilakukan pada Kamis kemarin. Forum dialog ini bertujuan untuk menjadi wadah kolaborasi, baik bagi negara-negara produsen maupun konsumen dalam mempromosikan perdagangan komoditas dan pembangunan sembari menguatkan perlindungan terhadap lingkungan dan hutan.

Baca juga: Dua BUMN Kandidat Kuat Pengelola TMII

img_title Kebakaran Bromo Makin Meluas, TNBTS Buat Sekat Bakar 10 Meter untuk Cegah Api Menjalar ke Kawasan Lain

Dialog ini penting, di tengah banyaknya kebijakan perdagangan yang restriktif dari negara-negara Eropa. Melalui forum ini Indonesia menegaskan sikapnya.

“Indonesia akan memimpin dengan memberikan contoh (leading by example),” kata Airlangga dikutip Jumat 16 April 2021. 

Indonesia tegas Airlangga, telah mengambil langkah-langkah konkret sebagai negara pertama yang mengimplementasikan Voluntary Partnership Agreement (VPA) on Forest Law Enforcement, Governance and Trade (FLEGT) bersama Uni Eropa dan Inggris. Indonesia juga telah melakukan penguatan sertifikasi Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO).

Airlangga menjabarkan, Indonesia juga telah berhasil menurunkan 91,84 persen luas area kebakaran lahan dibandingkan tahun sebelumnya pada 2020. Capaian itu merupakan bukti nyata komitmen Indonesia dalam menjaga keberlangsungan lingkungan di tengah pembangunan.

Jika dibandingkan dengan negara-negara lain, kebakaran hutan di Indonesia pada tahun lalu adalah seluas 300.000 hektare. Sementara itu di Amerika Serikat seluas 3,5 juta hektare, di Uni Eropa seluas 400.000 hektare, hutan amazon seluas 2,2 juta dan 18,6 juta hektare di Australia pada periode yang sama.

Dalam kesempatan itu, Menteri Pasifik dan Lingkungan Inggris, Lord Zac Goldsmith menegaskan, undangan dan tawaran Co-chairmanship Dialog FACT kepada Indonesia merefleksikan pengakuan Inggris terhadap komitmen kuat Indonesia. Khususnya dalam penanganan di bidang perlindungan lingkungan hidup, keanekaragaman hayati dan perubahan iklim. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut