Mendag Klaim Pasokan Minyak Goreng Nasional Meningkat 108 persen

Menteri Perdagangan M Lutfi.
Sumber :
  • Tangkapan layar Anisa Aulia/ VoxPop.

VoxPop – Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menyatakan, dampak dari pelarangan ekspor minyak goreng yang dilakukan pemerintah membuat pasokan minyak goreng nasional melimpah. Di mana saat ini stok minyak goreng lebih besar 17.004 ton dari kebutuhan nasional.

img_title Harga Beras dan Minyak Stabil Meski Cabai, Telur dan Daging Ayam Naik, Cek Daftarnya

Adapun sebelum dilakukannya pelarangan ekspor, pasokan minyak goreng curah pada Maret 2022 hanya sebesar 64.626,52 ton atau setara dengan 33,2 persen dari kebutuhan nasional.

“Setelah pemberlakukan Menteri Perdagangan pasokan meningkat 108,74 persen dari kebutuhan nasional atau sebesar 211.638,65 ton. Pasokan ini lebih besar 17.004 ton dari kebutuhan nasional sebesar 194.634 ton,” jelas Lutfi dalam telekonferensi, Jumat 20 Mei 2022.

img_title Harga Beras Naik Saat Bawang, Cabai, Telur hingga Daging Ayam Turun, Cek Daftarnya

Baca juga: Fadli Zon: Tak Cukup Cabut Larangan Ekspor Migor, Mendag Harus Diganti

Selain itu, sejak pelarangan sementara ekspor minyak goreng yang atur dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 22 Tahun 2022. Pemerintah, BUMN, dan swasta telah melakukan berbagai upaya untuk memenuhi pasokan serta menurunkan harga minyak goreng curah.

img_title Harga Beras, Telur, Daging Ayam dan Sapi Kembali Naik, Cek Daftar Lengkapnya

“Demikian pula menurut pantauan kami di lapangan. Harga minyak goreng curah berangsur turun menuju harga keterjangkauan seiring dengan pasokan minyak goreng yang semakin berlimpah,” ujarnya.

Sementara itu, dari arahan Presiden Joko Widodo ekspor Crude Palm Oil (CPO) akan kembali dibuka Senin, 23 Mei 2022. Di mana nantinya hal itu akan dia atur dalam peraturan Menteri Perdagangan.

Stok minyak goreng di Ratu Swalayan, Kota Malang.

Photo :
  • VoxPop.co.id/ Lucky Aditya (Malang)

Lutfi juga menegaskan, dari upaya yang dilakukan pemerintah dari aturan pelarangan itu membuat pasokan minyak goreng telah melimpah dan harga menurun di tengah melonjaknya harga CPO global.

“Momentum ini harus kita jaga bersama. Oleh karena itu saya mengimbau semua pihak untuk mengikuti aturan yang berlaku, demi kemaslahatan seluruh masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Pedagang menyortir cabai merah di Pasar Induk Rau, di Serang, Banten

Harga Cabai Merah Meroket Diikuti Beras, Telur, Bawang hingga Minyak Goreng, Cek Daftarnya

PIHPS Nasional BI melaporkan bahwa harga beras kualitas bawah I naik Rp 950 di Rp 15.750 per kg, dan harga beras kualitas bawah II juga naik Rp 900 di Rp 15.450 per kg.

img_title
VoxPop.co.id
4 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut