Pentagon Tempatkan 5.200 Militer Halau Kedatangan Masif Imigran

Trump tempatkan 5.200 militer hempang datangnya migran dari Meksiko
Sumber :
  • Sumber BBC

VoxPop – Amerika Serikat mengirim pasukan militer hingga 5.200 orang di area-area perbatasan dengan Meksiko untuk membendung arus masuknya imigran dari negara itu dan negara-negara Amerika Tengah. Dikutip dari laman BBC, hal tersebut diputuskan Pentagon menyusul makin derasnya imigran yang datang dengan karavan dan mencoba masuk ke wilayah AS.

img_title Gempa Magnitudo 7,3 Guncang Meksiko Picu Peringatan Tsunami, Warga Diimbau Jauhi Pantai

Komandan operasi, Jenderal Terrence O'Shaughnessy mengatakan operasi yang dinamakan Faithful Patriot ini akan berfokus di wilayah Texas, Arizona dan California.

Sementara kemarin, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa invasi imigran memang sedang menuju AS namun militer AS sudah siap menghadapi dan membendung mereka. Namun dia menyebutkan bahwa tenda-tenda akan didirikan untuk memproses pencari suaka yang memenuhi syarat ke AS.

img_title Gempa Magnitudo 7,3 Guncang Lepas Pantai Chiapas Meksiko

"Kalau memang dari mereka ada yang mencari suaka maka akan ada lokasi tenda hingga waktu yang ditentukan dalam memprosesnya, akan dibangun tenda yang banyak," lanjut Trump. 

Sementara pihak pengkritik pemerintah AS menyebutkan bahwa langkah mendirikan tenda sementara yang disebutkan Trump tersebut tak lain sebagai cara untuk mendapatkan keuntungan elektroral pada Pemilu sela AS yang akan berlangsung agar memberikan dampak positif bagi Partai Republik yang mengusung Donald Trump.

img_title Meski Lolos Perempat Final, Inggris Dihantam Kabar Buruk

Jenderal O'Shaughnessy dalam kesempatan berbeda menyebut bahwa pasukan yang berjumlah ribuan orang itu juga diperlengkapi dengan alat mutakhir antara lain berbagai jenis senjata, helikopter, pesawat terbang, pembatas aman dan kawat duri dalam jumlah yang sangat besar.

ilustrasi kriminal

Meksiko Tangkap Bos Kartel Kriminal Otak Pembunuhan Wali Kota Uruapan

Bos kartel kriminal Ramon Angel, alias El R1, yang diidentifikasi sebagai dalang di balik pembunuhan terhadap Wali Kota Uruapan Carlos Manzo pada 1 November 2025.

img_title
VoxPop.co.id
31 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut